Setelah Ibunya, Kini Adelia Ditemukan Telah Meninggal di Sungai Tamiang

    BERBAGI
    Warga Kampung Pengidam, Aceh Tamiang, terlihat bertakjiah di rumah korban Rosmawati dan Adelia, yang meninggal hanyut di aliran Sungai Tamiang pada Kamis kemarin. (Foto/Ist)

    Aceh Tamiang (Waspada Aceh) – Setelah beberapa jam sebelumnya Rosmawati,37, ditemukan tewas hanyut di Sungai Tamiang, kini tim SAR menemukan jasad anaknya, Adelia, 9, yang sebelumnya dilaporkan hanyut bersama ibunya tersebut.

    Ibu dan anak itu merupakan warga Kampung Pengidam, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Jasad Rosmawati ditemukan pada Jumat siang, sedangkan anaknya, Adelia, ditemukan dalam kondisi meninggal pada Jumat malam (29/11/2019).

    “Jasad korban ditemukan sekitar pukul 18.35 WIB di kolong jembatan gantung di Kampung Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang,” kata Ketua SAR Aceh Tamiangm Khairul, kepada wartawan melalui seluler.

    Menurut Khairul, adapun lokasi penemuan Adelia itu berjarak tujuh kilometer dari lokasi perahu karam. “Korban diperkirakan hanyut sejauh tujuh kilometer,” ucap Khairul.

    Berita Terkait: Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Tamiang

    Dia mengatakan, setelah ditemukan jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah orang tuanya di Dusun Sukamaju, Kampung Pengidam, Bandar Pusaka. Setelah menemukan Adelia, tim gabungan resmi malam itu mengakhiri pencariannya.

    Diberitakan sebelumnya, perahu yang ditumpangi Adelia bersama ibunya, Rosmawati tenggelam di Sungai Tamiang, Kamis siang (28/11/2019). Saat itu keduanya berniat mengantar makan siang untuk ayah korban yang bekerja di perkebunan kelapa sawit.

    Diperkirakan perahu dayung itu tidak mampu menahan derasnya arus sungai. Mirisnya, musibah yang dialami keduanya baru diketahui malam hari, setelah ayah korban pulang ke rumah pada malam harinya.

    Kapolres Aceh Tamiang melalui Kapolsek Tamiang Hulu, Iptu Hendra Sukmana melalui chat WhatsAp-nya kepada wartawan menjelaskan, musibah tersebut terjadi pada Kamis siang. Menurut keterangan saksi (suami korban), isterinya Rosmawati dan anaknya Adelia Khairulnisa, 9, hendak mengantarkan makan siang untuknya yang sedang memanen buah kelapa sawit di seberang Sungai Tamiang, tepatnya Dusun Suka Maju, Kampung Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka. Kedua korban bermaksud menyeberangi sungai menggunakan sampan.

    Namun sekira pukul 17.00 WIB saat saksi hendak melangsir buah sawit dari pinggir sungai, terlihat sandal milik korban hanyut terbawa arus, terang Kapolsek. Karena merasa curiga, apalagi korban tidak kunjung pulang ke rumah walau sudah malam, sekira pukul 23.00 WIB, suami korban melaporkan hal itu ke perangkat kampung.

    Berdasarkan laporan suami korban, pada Jumat dinihari (29/11/2019), beberapa perangkat kampung bersama warga dibantu personil Polsek Tamiang Hulu, melakukan pencarian di seputaran pinggir Sungai Tamiang

    Dalam pencarian tersebut, sekira pukul 06.30 WIB, korban atas nama Rosmawati ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir sungai, lebih kurang 1 Km dari tempat kejadian. Selanjutnya korban dibawa kerumah duka untuk dilaksanakan fardhu khifayah.

    Sedangkan personil TNI-Polri, Basarnas, BPBD Aceh Tamiang dan masyarakat Kampung Pengidam, masih terus melakukan pencarian terhadap anaknya, Adelia. Bocah ini baru ditemukan Jumat malam dalam kondisi sudah meninggal dunia, menyusul ibunya. (cri).

    BERBAGI