Jalan Jantho – Lamno Tuntas 2022

    BERBAGI
    Pembangunan jalan tembus Jantho, Aceh Besar - Lamno, Aceh Jaya, saat ini terus dipacu dan diperkirakan tuntas (fungsional penuh) pada tahun 2022. (Foto/Ist)

    Jantho (Waspada Aceh)- Pembangunan jalan tembus Jantho, Aceh Besar – Lamno, Aceh Jaya, saat ini terus dipacu dan diperkirakan tuntas (fungsional penuh) pada tahun 2022, kata Ketua Unit Kerja Percepatan dan Pengendalian P2K-APBA Pemerintah Aceh, T. Ahmad Dadek, Sabtu (30/11/2019).

    Dadek yang turun ke lapangan memantau progres pembangunan ruas jalan tersebut mengatakan, sepanjang 46 Kilometer ruas jalan itu telah beraspal beton. Sisanya, sepanjang 19 Km, meski belum diaspal tapi sudah pengerasan dan sudah dapat dilintasi, katanya.

    “Yang belum teraspal itu 10 Kilometer di wilayah Lamno dan 9 Kilometer lainnya masuk wilayah Jantho,” rinci Dadek.

    Dadek mengatakan, pembangunan jalan tembus Jatho-Lamno akan dilanjutkan hingga tuntas. Selain lanjutan pengaspalan jalan, pada tahun 2020 akan menuntaskan pembangunan lima unit jembatan dalam wilayah Aceh Besar.

    Sementara di tahun 2021 ada dua jembatan lagi dalam wilayah Aceh Jaya akan dibangun, sekaligus memungsionalkan penuh jalan tersebut pada tahun 2022 mendatang, sambungnya.

    Dadek menyebutkan, pembangunan jalan tembus Jantho (Aceh Besar) – Lamno (Aceh Jaya) tersebut akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Jalan tersebut menghubungkan Pantai Barat-Selatan dengan Timur-Utara, Aceh.

    “Ini jalur alternatif yang menghubungkan pantai barat-selatan dengan timur-utara Aceh itu akan meningkatkan aktivitas perekonomi masyarakat,” kata Dadek.

    Dadek yang juga Asisten II Sekda Aceh, mengatakan, pembangunan jalan tersebut perlu percepatan. Karena menurut Dadek, jalan itu menjadi rute alternatif jika terjadi sesuatu pada lintasan Gunong Geurute, jalur menuju kawasan Barat dan Selatan Aceh.

    “Akses jalan dapat memberikan kelancaran angkutan orang, barang dan berbagai hasil pertanian serta industri hingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Dadek.

    Sementara itu, Marliansyah, PPTK Bidang Pembangunan PUPR menjelaskan, pada ruas jalan Jantho batas Aceh Jaya juga terdapat 15 unit jembatan. Sepuluh unit di antaranya telah tertangani. Sedangkan untuk ruas Aceh Besar batas Lamno terdapat sebanyak 7 unit jembatan. Lima unit di antaranya telah dibangun. (Ria/i)

    BERBAGI