Beranda Aceh PUPR Agara Bangun 4 Jembatan Terdampak Banjir Bandang

PUPR Agara Bangun 4 Jembatan Terdampak Banjir Bandang

BERBAGI
Jembatan yang sudah kurang layak di sekitar kota Kutacane, Aceh Tenggara. (Foto/ali amran)

Kutacane (Waspada Aceh) – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akan membangun empat unit jembatan di kawasan kota Kutacane yang ambruk akibat banjir bandang yang terjadi akhir Desember 2018 dan awal Januari 2019.

Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Rasid Efendi Desky kepada Waspada, Kamis (17/10/2019) mengatakan, empat unit jembatan yang sempat ambruk ketika dihantam banjir bandang yakni, jembatan Pulonas – Pulonas Baru, jembatan Marloboro- Pulonas Baru, jembatan Terandam – Lawe Rutung dan jembatan Pulo Latong – Pasir Gala Gabungan, yang semuanya menghubungkan Kecamatan Babussalam dengan Kecamatan Lawe Bulan.

Jembatan tersebut merupakan sarana penghubung yang sangat vital bagi warga Kecamatan Babussalam dengan Kecamatan Lawe Bulan. Namun akibat ambruk dan rusak berat dihantam banjir bandang, praktis tak bisa dilewati lagi sehingga sangat menyulitkan warga di dua kecamatan itu.

Berdasarkan rencana yang telah ditetapkan, pembangunan empat unit jembatan yang dijadwalkan anggarannya ditampung lewat dana DAK Aceh Tenggara 2020, dibangun dengan model baru dan bukan lagi dengan model seperti tahun sebelumnya.

Untuk pembangunan empat unit jembatan berukuran sedang yang menghubungkan dua kecamatan bertetangga itu, diperkirakan menelan dana sebesar Rp5 miliar.

”Yang jelas jembatan yang dibangun tersebut bentuknya melengkung ke atas. Jika pun terjadi banjir sungai, dipastikan aman dari jangkaun banjir karena posisinya lebih tinggi,” ujar Rasid Efendi.

Terkait sejumlah ruas jalan seperti di bekas jembatan Marlboro yang amblas dan membuat badan jalan semakin mengecil serta dipenuhi lubang, Kadis PUPR mengatakan, untuk sementara waktu hanya bisa menimbun lubang yang muncul di tengah dan di berem jalan. Sedangkan pembangunan tanggul badan jalan yang sebagian telah amblas, menjadi wewenang dan tanggung jawab Dinas Perkimtan Agara atau dinas di provinsi.

Selain pembangunan empat unit jembatan terdampak banjir bandang dan banjir sungai Lawe Bulan, terang Efendi Desky, pihak PUPR akan membangun jalur jalan penghubung warga di beberapa kecamatan di seputaran kota Kutacane dan di sepanjang jalan nasional lima kecamatan di wilayah Sungai Alas.

Jembatan yang bakal dibangun awal 2021 tersebut yakni jembatan rangka baja Kumbang Jaya (Badar) – Kute Gulo (Darul Hasanah), jembatan Suka Damai Kecamatan Lawe Sigalagala – Meranti, Kecamatan Babul Rahmah dan jembatan Rangka Baja yang menghubungkan Kute Lawe Gerger-Lawe Pinis Kecamatan Darul Hasanah.(Ali Amran)

BERBAGI