Beranda Sumut Timbulkan Pertanyaan, Puluhan Driver Gojek Antar Susu Kaleng ke Satu Tempat

Timbulkan Pertanyaan, Puluhan Driver Gojek Antar Susu Kaleng ke Satu Tempat

BERBAGI
Driver Gojek ramai silih berganti di salah satu cafe di Medan untuk mengantar dua kaleng susu Bear Brand sebanyak dua kaleng setiap driver. (Foto/sulaiman achmad)

Medan — Puluhan driver Gojek di waktu hampir bersamaan, mengantarkan susu kaleng Bear Brand ke sebuah warung Khop Kupi di Jalan Tempuling Medan. Ternyata, selain di Jalan Tempuling, ada dua titik lainnya sebagai tujuan antar untuk susu kaleng merek yang sama, sehingga menimbulkan berbagai spekulasi masyarakat.

Pantauan waspadaaceh.com, Jumat dan Sabtu (27-28/9/2019), keanehan itu terlihat sejak siang. Lima hingga enam orang pemuda terlihat duduk di warkop Khop Kupi dengan membawa sejumlah karung goni putih, kabel sambung listrik dan beberapa handphone.

Terlihat bahkan satu orang pemuda memegang lebih dari dua handphone. Setelah tiba beberapa saat, para pemuda ini makan dan minum di warkop itu, sambil terus memegang HP, sepertinya mereka memesan sesuatu melalui aplikasi Go-food.

Beberapa menit kemudian, setidaknya 10 driver Gojek datang menghampiri para pemuda itu dengan membawa dua kaleng Bear Brand untuk setiap driver. Hal itu terjadi terus-menerus tanpa perputus, dengan driver yang berbeda-beda, mengantar dua kaleng susu Bear Brand ke tempat itu.

Banyaknya driver yang datang secara bersamaan itu, seringkali pula menyebabkan arus lalulintas di daerah Jalan Tempuling ini menjadi macet.

“Sejak tadi siang driver Gojek terus-terusan mengantar susu kaleng ke meja anak-anak muda itu, entah apa maksudnya. Coba lihat itu udah berkarung-karung susunya numpuk di bawah meja mereka,” kata Lubis, salah seorang warga.

Kondisi itu berlangsung sejak siang sekitar pukul 14.00 WIB hingga sore hari. Kemudian, jeda di waktu magrib, para pemuda ini pulang, membawa sekitar 5 karung susu Bear Brand yang mereka pesan via Gojek/Go-food tersebut. Sekitar pukul 19.30 WIB, mereka datang lagi, dan kembali puluhan driver Gojek secara hampir bersamaan datang mengantar susu Bear Brand. Setiap driver membawa 2 kaleng susu, yang dibungkus dalam plastik kresek.

Kejadian langka ini diketahui sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Saat semua driver sudah mengantarkan minuman kaleng itu, para pemuda tersebut mengumpulkannya ke dalam karung goni putih, dan kembali membawanya ke salah satu tempat.

“Sudah sering di sini. Kalau semua orderan asli. Dibayar pakai Gopay semua. Susu kaleng Bear Brand dua kaleng harga pada Go-food Rp25.000 ditambah ongkir,” kata seorang driver berinisial AL kepada waspadaaceh.com.

AL kemudian menceritakan bahwa banyak driver temannya yang terkena suspend (pembekuan akun) akibat mengantar minuman kaleng itu pada titik yang sama (Jl.Tempuling) selama beberapa kali. Karena memang tidak sedikit driver yang berulang-ulang mengambil pesanan GoFood itu untuk bisa mencapai point.

“Ada driver yang setelah mengantarkan minuman kaleng ini, dia off. Terus dia aktifkan lagi akunnya saat mendekati titik order. Penjemputan GoFood ini di Jalan Cemara Keadilan di salah satu cafe,” ungkapnya.

Ternyata, keanehan orderan ini dari pengakuan driver itu tidak hanya di Jalan Tempuling. Kelompok pemuda ini tersebar di dua titik lainnya, seperti di Jalan Pelita dan Jalan Setiajadi, Krakatau.

“Ini mengherankan bang. Tapi kita sebagai driver mau kayak mana. Kalau kita di dekat Jalan Cemara Keadilan, pesan itu selalu masuk. Apalagi banyak driver yang off kalau sudah selesai antar ke Khop Kupi, terus diaktifkan lagi di Cemara Keadilan itu. Kalau saya aktifkan terus, nanti orderan yang lain pun masuk juga,” jelasnya.

Dari penelusuran, waspadaaceh.com, susu kaleng Bear Brand ini kembali dibawa para pemuda itu ke salah satu cafe. Begitu juga yang terkumpul dari dua titik lainnya, di Jalan Pelita dan Jalan Setiajadi, Krakatau, hasilnya dibawa kembali ke Cemara Keadilan.

Di tempat terpisah, Head of Regional Corporate Communication Gojek, Teuku Parvinanda, mengaku sudah tahu dan masalah itu dan sudah diteruskan ke tim terkait.

“Terimakasih infonya. Masalah ini sudah saya teruskan ke tim terkait untuk ditelusuri,” tegasnya. (sulaiman achmad)

BERBAGI