Warga Protes Penerima Batuan PKH Bukan dari Katagori Kurang Mampu

    BERBAGI

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Warga di Aceh Selatan protes adanya penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Ujung Mangkin, Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan, yang diduga oleh orang yang bukan katagori kurang mampu.

    Demikian disampaikan salah seorang warga Desa Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan kepada Waspadaaceh.com, Jumat (13/9/2019). Warga yang enggan disebut namanya ini mengakui sudah beberapa kali melaporkan terkait hal ini, namun belum ada tindaklanjutnya.

    “Tadi saya ke kantor Dinsos ingin kembali menyampaikan hal itu, bahwa penerima batuan di desa kami tidak tepat sasaran. Namun kepala dinasnya tak ada di kantor,” katanya.

    Dia berharap, Dinas Sosial Aceh Selatan dan Koordinator PKH segera menindaklanjuti laporan mereka. Karena menurutnya, penerima batuan PKH sekarang di Desa Ujung Mangki adalah orang yang dikatagorikan mampu.

    Akan Ditindaklanjuti

    Koordinator PKH Dinas Sosial Aceh Selatan, Tarmizi, saat dikonfirmasi Waspadaaceh.com mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan tentang penerima batuan PKH di Desa Ujung Padang yang dikategorikan orang yang mampu.

    “Sudah kami terima laporan, dan akan ditindaklanjuti atas laporan warga,” jelanya.

    Dia mengatakan, pihaknya dalam mengeluarkan bantuan, ada mekanisme sendiri, yaitu membuat tim dan verifikasi dengan BTT. Malalui indikator dari BTT itu baru dimaksukan ke sistem.

    “Sistem nanti akan menghitung secara otomatis, dia masuk ke kategori empat atau tiga. Karena di PKH kalau sudah masuk ke katagori keempat tidak bisa masuk ke peserta PKH dianggap sudah mampu,” ujarnya.

    Oleh karena itu, pihaknya sedang menyusun tim, dan akan membuat surat pemberitahuan ke Polsek dan Camat Bakongan, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan monitoring penerimaan PKH.

    “Ada pengaduan dari warga itu bagus jadi catatan bagi kami. Kami rasa datanya sudah dikirim oleh pendamping. Sepertinya di Kecamatan Bakongan ada 11 orang penerima batuan PKH yang harus diverifikasi kembali dan di Desa Ujung Mangki ada tujuh,” pungkasnya.(Faisal)

    BERBAGI