Aceh Selatan Peringkat Tujuh Penderita Penyakit Kaki Gajah di Aceh

    BERBAGI
    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Sri Milda. (Foto/Faisal)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Dari 23 kabupaten Provisi Aceh, Kabupaten Aceh Selatan pada tahun 2019 menempati peringkat ke tujuh yang jumlah penderita penyakit kaki gajah (filariasis) cukup besar.

    Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Sri Milda, Selasa (10/9/2019) di Tapaktuan, usai menggelar kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis bagi Lintas Sektor dan Lintas Program tingkat kabupaten setempat 2019.

    “Kita barada di peringkat ke tujuh dari kabupaten lain di Aceh. Ada
    40 kasus penderita kaki gajah yang tersebar di bebarapa kecamatan yang kini masih dalam perawatan,” ujarnya.

    Dia mengatakan, program ini merupakan program nasional untuk mencegah penyakit kaki gajah yang digelar setiap tahunnya sejak 2016 lalu.

    “Ini tahun keempat kita laksanakan, harapannya secara nasional dan khususnya Aceh Selatan tahun 2021 bebas kaki gajah. 2020 terakhir dilaksanakan program ini,” katanya.

    Dia menjelaskan, capaian tahun 2016 cukup tinggi pencegahannya, tahun 2017 grafiknya naik turun, dan tahun 2018 semakin anjlok menurun 80% dengan standar minimal 85% karena adanya isu Vaksin MR.

    “Kita targetnya tahun ini mencapai 85% untuk anggka tingkat kabupaten. Kita harapakan seluruh masyarakat Aceh Selatan agar meminum obat kaki gajah di bulan Oktober 2019,” harapnya.(Faisal)

    BERBAGI