Beranda Nasional Pacitan Doa Bersama di Malam Satu Suro

Pacitan Doa Bersama di Malam Satu Suro

BERBAGI
Para pendekar bela diri Pencak Silat, bersama masyarakat beserta Dandim 0801/Pacitan, menggelar doa bersama di salah satu masjid untuk memperingati tahun baru Islam 1441 Hijriah. (Foto/Ist)

Pacitan–Satu Suro, seakan menjadi hari yang istimewa bagi
masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Pasalnya, malam satu Suro merupakan malam tahun baru bagi umat Islam, yaitu 1 Muharram.

Seperti yang berlangsung di salah satu masjid berada di
Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu malam (31/8/2019), para pendekar bela diri Pencak Silat, bersama masyarakat beserta Dandim 0801/Pacitan, menggelar doa bersama untuk memperingati tahun baru Islam 1441 Hijriah.

“Kami bersama beberapa paguyuban Pencak Silat di sini,
menggelar ritual doa bersama. Doa bersama itu untuk memohon keselamatan diri kepada Sang Pencipta,” ujar Dandim 0801/Pacitan, Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, Minggu (1/9/2019).

Dia mengatakan, satu Suro merupakan hari besar bagi masyarakat Jawa.

Untuk itu dia mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadikan satu Suro ini sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Terutama dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” bebernya. (Rin)

BERBAGI