Mengaku Dikeroyok Oknum Polisi, Anggota DPRA Azhari Cage Lapor Polda

    BERBAGI
    Satu bagian foto dari video saat Anggota DPRA dari F-PA, Azhari Cage, mengalami pengeroyokan, Kamis malam (15/8/2019). (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Buntut dari kasus pemukulan terhadap salah seorang anggota DPRA dari F-PA, Azhari Cage, saat aksi demo di halaman kantor dewan, korban Azhari Cage, melaporkan pemukulan terhadap dirinya itu ke Polda Aceh, Kamis malam (15/8/2019).

    Saat dikonfirmasi Waspada, Kamis malam tadi, Azhari Cage yang menjabat Ketua Komisi I DPRA, mengaku telah dikeroyok sejumlah oknum anggota polisi, justru pada saat melaksanakan tugas sebagai anggota dewan.

    “Pemukulan ini tidak bisa ditolerir. Kasusnya harus diusut tuntas. Kalau tidak tuntas di Polda, akan lapor ke Kapolri dan Kompolnas,” tegas anggota dewan yang kerab bicara vokal itu.

    Berita Terkait: Tidak Ada Pengeroyokan Anggota DPRA, Azhari Cage

    Peristiwa pemukulan itu, bermula saat mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi melakukan unjuk rasa di gedung DPRA. Sekitar 60-an mahasiswa ini sejak pukul 11.00 WIB siang sudah berada di gedung dewan.

    Unjuk rasa itu terkait peringatan 14 tahun Damai Aceh. Situasi itu mulai panas saat mahasiswa memaksa menaikkan bendera bulan bintang. Aksi susulan yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB, telah memicu emosi oknum polisi yang mengamankan para pendemo tersebut.

    Azhari Cage yang berada bersama mahasiswa ini, mengaku tiba-tiba dikeroyok oleh oknum petugas.

    “Saya sedang menjalankan tugas negara dan dianiaya di rumah sendiri. Padahal aksi mahasiswa tidak anarkis dan tidak melalukan tindak kekerasan,” kata Azhari kesal.

    Soal bendera bulan bintang, belakangan ini memang sempat menjadi perhatian di Aceh. Isu bendera bulan bintang ini mencuat setelah diketahui bahwa Mendagri sejak tahun 2016, telah menolak qanun soal bendera dan lambang Aceh yang diusulkan oleh Pemerintah Aceh.

    Sementara itu Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, membantah adanya pemukulan terhadap anggota DPR Aceh, Azhari Cage.

    Hal itu ditegaskannya kepada media ini, Kamis, menanggapi pengakuan anggota Fraksi Partai Aceh tersebut terkait insiden di luar kantor parlemen itu.

    “Saya tegaskan, tidak ada pemukulan terhadap Azhari Cage,” kata Kapolresta. (B01)

    BERBAGI