Mandi di Laut, Seorang Pemuda Terseret Ombak di Aceh Selatan

    BERBAGI
    Petugas SAR ketika melakukan pencarian terhadap korban yang terseret ombak. (Foto/Ist)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Seorang pemuda, 20, hanyut terseret ombak di kawasan pantai Gunung Cut Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, saat mandi bersama tiga temannya.

    Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendry, menjelaskan korban bernama Rian, 20, asal Palembang, Sematara Selatan, terseret ombak air laut pukul 16.00 WIB.

    Kejadian itu, jelas May Fendry, bermula ketika Rian bersama tiga rekanya Riko, 24, Dio 23, dan Danang, 26, sedang mandi di pinggiran pantai laut Gunung Cut Samadua. Ketika sedang mandi, tiba-tiba korban terseret ombak laut yang cukup besar.

    “Salah satu temannya Dio, 23, sempat menarik tangan korban namun lepas karena ombaknya kuat, seterusnya korban hilang terseret arus air laut,” terangnya.

    Saat ini, petugas SAR, BPBD Aceh Selatan dibantu Koramil, Polsek Samadua dan nelayan melakukan penyisiran di laut Gunung Cut Samadua, tapi masih belum membuahkan hasil.

    “Selasa waktu Magrib tadi kita lakukan penyisiran kembali, dan masih belum ditemukan,” katanya.

    Sementara Kepala BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma, mengatakan, tim gabungan beserta masyarakat masih melakukan pemantuan dan penyisiran di sepanjang bibir pantai radius lokasi kejadian. Sampai saat ini belum ada perkembangan.

    “Dalam penyisiran itu korban belum ditemukan. Sehingga pencarian dihentikan karena hari sudah gelap dan ombak makin membesar,” pungkansya.(Faisal)

    BERBAGI