Beranda Inforial Pemerintah Aceh Plt Gubernur: Anak Adalah Aset Berharga Bangsa

Plt Gubernur: Anak Adalah Aset Berharga Bangsa

BERBAGI
Istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati, menyuapi pelajar TK di Hari Anak Nasional di Banda Aceh, Rabu (8/8/2019). (Foto/Ist)

Anak-anak memang harus dijaga dengan baik, karena merekalah yang akan meneruskan masa depan bangsa Indonesia. Nasib masa depan bangsa ini kedepannya sangat ditentukan oleh generasi saat ini.

Jadi wajar bila anak-anak harus mendapatkan perlindungan dari keluarga dan negara. Anak harus mendapat pendidikan yang memadai, terkhusus pendidikan agamanya.

Begitu pentingnya peran anak di masa depan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyebutkan anak merupakan aset berharga yang harus dijaga oleh semua elemen bangsa, khususnya di Aceh.

“Jika ingin membangun masyarakat yang berkualitas, maka pembinaan, pendidikan dan perhatian terhadap anak sejak dini harus kita tingkatkan,” kata Nova Iriansyah pada peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 di Taman Budaya Banda Aceh, Kamis (8/8/2019).

Anak sebagai generasi penerus yang akan membawa bangsa ini menuju ke arah yang maju, makmur, dan sejahtera di masa yang akan datang. Saat kita mendapatkan bonus demografi di tahun 2030, itu benar-benar bermanfaat bagi bangsa ini, kata Nova Iriansyah.

Nova berpesan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan pembinaan serta pengawasan anak, dengan lebih mengutamakan dan menanamkan prinsip agama pada anak dalam kehidupan sehari hari. Dengan demikian perkembangan anak akan lebih baik dengan moral dan akhlak yang sesuai dengan norma keislaman.

“Melalui Islam misalnya, dengan itu anak-anak kita bisa kita selamatkan dan bonus demografi itu kita dapatkan pada saatnya dengan lebih baik,” kata Nova pada acara yang juga dihadiri oleh Dyah Erti Idawati.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nevi Ariani, mengatakan acara Peringatan Hari Anak Nasional ini merupakan perwujudan kepedulian terhadap perlindungan anak, yang selama ini terus diupayakan oleh Pemerintah Aceh.

Acara yang mengusung tema “Ketahanan Keluarga Penopang Perlindungan Anak” itu memiliki makna bahwa keluarga adalah tameng utama pelindung anak bangsa. Sesuai yang termaktub dalam Undang-undang pasal 28 ayat 2 bahwa ada peran negara dalam melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Momen hari anak nasional ini adalah bagaimana kita melindungi anak kita yang dimulai dari keluarga, lingkungan sehat, pastinya anak-anak kita kedepanya terbebas dari ancama kekerasan,” kata Nevi Ariani. [Adv)

BERBAGI