Plt Gubernur Aceh: Bank Aceh Harus Nyata Bantu UMKM

    BERBAGI
    Produk-produk kerajinan dari eceng gondok yang diproduksi para pengrajin di Aceh Singkil, perlu memperoleh akses pasar dan akses permodalan. (Foto/dok/pinbis)

    Bener Meriah (Waspada Aceh) – Nova Iriansyah kembali meminta kepada Bank Aceh Syariah untuk menjadi lokomotif membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya.

    “Skema usaha mikro kecil dan menengah saat ini akan menjadi andalan Aceh,” kata Plt Gubernur Aceh saat menutup Pekan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PIPMG) se-Aceh di Lapangan Umah Pitu Ruang kampong Bale Atu Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Sabtu (13/7/2019).

    Nova menyebutkan, Bank Aceh Syariah adalah ank milik rakyat Aceh yang sahamnya dimiliki Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

    “Komoditi Aceh sudah jelas, sehingga saya minta satu-satu lembaga keuangan milik rakyat Aceh, yaitu Bank Aceh Syariah, yang sekarang punya aset 21 triliun, harus secara nyata membantu pengusaha mikro kecil dan menengah kita,” tegasnya.

    Dengan begitu, kata Nova, anak-anak muda Aceh akan bersemangat menjadi enterpener. Tidak lagi meminta menjadi honorer di pemerintahan, atau menjadi PNS, dan tidak lagi bekerja di tempat-tempat ilegal.

    “Aceh sedang menggalakan dan memompa pengusaha muda kita. Walau skala mikro kecil sekalipun, kita dorong berkembang dan Go International,” jelas Plt Gubernur.

    Pada acara penutupan itu turut hadir bupati dan wali kota se-Aceh, DPRK, pimpinan DPR Aceh, SKPA dan Wakil Ketua Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati. (ria/i)

    BERBAGI