Beranda Sumut Abang Beradik Tewas dalam Ruko yang Terbakar

Abang Beradik Tewas dalam Ruko yang Terbakar

BERBAGI
Keluarga korban berduka atas meninggalnya kedua abang beradik dalam insiden kebakaran ruko di Deliserdang, Minggu (2/6/2019). (Foto/Ist)

Medan (Waspada Aceh) – Abang beradik tewas, menyusul terbakarnya dua unit bangunan ruko di Jalan Suryadi Ujung, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Minggu sore (2/6/2019).

Selain menyebabkan dua orang meninggal dunia, kedua ruko tersebut juga hangus terbakar hingga nyaris ambruk.

“Kedua ruko yang terbakar ini merupakan tempat usaha,” ungkap Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Muhammad Yunus kepada wartawan.

Sejauh ini, Yunus mengaku pihaknya belum mengetahui identitas dari kedua korban tewas tersebut. Sedangkan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan.

“Petugas pemadam kebakaran juga masih melakukan upaya pendinginan terhadap kedua ruko yang terbakar itu,” pungkasnya.

Diketahui, dua orang korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah toko (ruko) grosir Jalan Suryadi Ujung Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, ternyata adalah bocah abang beradik. Informasi yang didapat, bernama Yosafat Silaban, 7 dan Steven Silaban, 6.

Menurut keterangan warga, Wandi, 36, saat kebakaran terjadi, pemilik toko sedang pergi beribadah ke Gereja. Diduga karena kedua anaknya tersebut sedang tidur, orangtuanya pun mengunci pintu ruko itu.

“Jadi info yang saya terima. keduanya terkunci di dalam,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (2/6/2019).

Namun, tak lama ditinggalkan tiba-tiba percikan api muncul dan melahap seisi ruko, kemudian merembet ke rumah warga lainnya.

“Sebagian barang saya habis, atapnya juga. Kaki saya juga melepuh saat berusaha memindahkan barang-barang milik saya,” kata Wandi yang rukonya ikut terbakar.

Untuk meredakan amuk si jago merah, petugas pemadam kebakaran dibantu warga menjebol tembok samping dan belakang ruko korban.

Begitu petugas pemadam meringsek masuk ke dalam, kedua korban yang masih anak anak ini ditemukan sudah tak bernyawa.

Sebelumnya, manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Muhammad Yunus menyampaikan 2 orang meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Sementara, pihak Polsek Percut Sei Tuan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyeban kebakaran yang diduga karena hubungan arus pendek listrik (korslet) tersebut.(sulaiman achmad)

BERBAGI