Beranda Wisata & Travel Kurangnya Kesadaran Jaga Kebersihan, Pantai Patek Tercemar Sampah

Kurangnya Kesadaran Jaga Kebersihan, Pantai Patek Tercemar Sampah

BERBAGI
Kondisi Pantai Patek yang mulai dicemari sampah, masih terlihat pada Jum'at, (17/5/2019). (Foto/zammil).

Calang (Waspada Aceh) – Sampah, seperti plastik, botol bekas minuman air mineral dan dedauanan kayu hasil tebangan warga mulai mencemari kawasan Pantai Patek Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya.

Semua itu terjadi sebabkan kurangnya kesadaran bersama, baik pemerintah daerah mau pun masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan. Padahal pantai tersebut kini telah menjadi tempat persinggahan wisatawan ketika menuju Pulau Keuh.

“Adanya sampah ini bermula dari masyarakat sendiri yang membuang sampah kelaut sehingga laut sendiri secara alam mengembalikan ke darat,” tutur Hasbi Falizar, Panglima Laot Lhoek Patek kepada waspadaaceh.com

Minimal, lanjutnya, ada inisiatif masyarakat untuk melakukan pembersihan sampah di sekitar pantai dalam waktu setahun sekali sehingga sampah tidak berserakan.

“Jika pantai bersih dari sampah pasti kenyamanan akan muncul dan akan sedap dipandang mata,” tuturnya.

Rusli Yahya, Kepala Desa Patek Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, saat dikonfirmasi menyampaikan, pantai Patek tercemar sampah disebabkan belum ditata dan belum ada pengelola sampah.

“Hingga saat ini sampah masih berserakan karena belum ada pengelola sampah dan diharapkan dari instansi terkait dapat mendukung kebersihan pantai di sini sekurang kurangnya tersedianya tempat sampah,” tuturnya.

Sementara itu, Joni Sahputra, Kadis Lingkungan Hidup kepada waspadaaceh.com menyampaikan, penangnganan sampah di wilayah pedesaan hendaknya ada intervensi aparat desa melalui dana desa.

“Jika isu ini langsung ditangani pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup) maka prosesnya akan lama. Hal ini pernah disampaikan di Musrenbang (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan) Kabupaten,” tuturnya.

Untuk saat ini, lanjutnya, Wilayah kerja tenaga kebersihan dari DLH masih dalam tiga wilayah, yaitu kota Calang dan sekitarnya, Kecamatan Setia Bakti, Teunom, dan Kecamatan Indra Jaya.

“Jadi, untuk kawasan Desa Patek belum ada tenaga kerja di sana,” jelas Joni saat ditemui waspadaaceh.com di kantornya.(zammil).

BERBAGI