Beranda Nasional Poltekpar Medan Jalin Kerjasama dengan STIE Pariwisata Yapari Bandung

Poltekpar Medan Jalin Kerjasama dengan STIE Pariwisata Yapari Bandung

BERBAGI
Direktur Poltekpar Medan, Anwari Masatip dan Ketua STIE - Pariwisata Yapari, Bambang Hermanto, menjalin kerjasama.(Foto/Ist)

Medan -Jurnal penelitian memiliki peranan yang tinggi bagi sebuah perguruan tinggi khususnya untuk dosen. Jurnal penelitian yang terbit di jurnal internasional dan nasional yang terakreditasi sangat penting untuk menyebarluaskan gagasan atau ide keilmuan kepada publik.

Bagi dosen, jurnal penelitian berfungsi untuk meningkatkan reputasi ilmiah penulis dan sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat, kata Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan, Anwari Masatip dalam keterangan persnya, Jumat (17/3/2019), di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Yayasan Pariwisata Indonesia -AKTRIPA di Bandung.

“Saat ini kita sudah memiliki jurnal online dan jurnal cetak sebagai media untuk para dosen mengupload penelitiannya agar dapat digunakan untuk khalayak umum. Kini media ini sedang dalam proses akreditasi. Tuntutan pendidikan, penelitian dosen harus terbit dalam jurnal yang sudah terakreditasi,” lanjutnya.

Proses akreditasi ini harus melewati tahapan yang cukup panjang dan memakan waktu. Sehingga harus bekerja sama dengan kampus-kampus yang telah memiliki jurnal terakreditasi agar dosen bisa menerbitkan hasil penelitian.

Saat ini kampus STIE Yapari berkonsentrasi pada program studi akomodasi/perhotelan dan perjalanan wisata. Kampus ini telah memiliki jurnal pariwisata yang sudah terakreditasi bernama Tourism Scientific Journal yang terbit secara online dan cetak.

“Kami siap dan sangat terbuka untuk membantu Politeknik Pariwisata Medan dalam bidang penelitian. Kita dapat bekerja sama untuk meningkatkan SDM pariwisata.”

“Kita juga akan membantu untuk membagi tips dan trik dalam pembuatan jurnal. Sehingga keilmuwan kita akan saling bertambah dan melengkapi satu sama lain,” kata Ketua STIE – Pariwisata Yapari, Bambang Hermanto.

Mekanisme kerja sama yang dapat dilakukan adalah join research antara dosen dengan dosen, dosen dengan dosen disertai oleh mahasiswa, atau mahasiswa dengan mahasiswa. Hal ini akan dibicarakan lebih lanjut nantinya.

Selain itu Politeknik Pariwisata Medan akan mengundang tim peneliti dari STIE Yapari untuk hadir memberikan wawasan tentang pentingnya jurnal penelitian serta akreditasi untuk eksistensi perguruan tinggi.

“Untuk mendapatkan sertifikasi perguruan tinggi secara nasional/internasional, kampus harus memilili 20 judul jurnal yang terbit secara nasional dan 40 judul yang terbit secara internasinal serta telah terakreditasi.”

“Ini merupakan salah satu tugas yang harus dipenuhi oleh setiap PTNP pariwisata,” tambah Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri.

Sesuai arahan dari Menteri Pariwisata, sebuah keberhasilan harus direncanakan sejak dini. Termasuk Poltekpar Medan saat ini harus merencanakan dengan baik untuk meningkatkan peranan kampus dan akresditasi jurnal. (sulaiman achmad)

BERBAGI