Beranda Nasional Tanggapan PanEco atas Berita Langgar MoU

Tanggapan PanEco atas Berita Langgar MoU

BERBAGI
Ian Singleton, PhD, Direktur Konservasi. (foto/paneco.ch)

Sesuai dengan jaminan undang-undang, PanEco perlu menyampaikan klarifikasi atas berita yang dimuat di dalam Harian Waspada Aceh tertanggal 6 Mei 2019 yang berjudul; “Langgar MoU, Aktifitas PanEco Bisa dibekukan dan staf WNA Dideportasi,” sebagai berikut;

1. PanEco telah bekerja selama 20 tahun di Indonesia, salah satunya di Kawasan Hutan Batang Toru dalam rangka mendukung Pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan konservasi orangutan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan guna mendukung keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat setempat berdasarkan MoU dengan Pemerintah RI cq. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

2. Secara berkala, sesuai ketentuan yang berlaku PanEco senantiasa melaporkan (rencana) kegiatan kepada Pemerintah. Dalam menjalankan kegiatannya, PanEco juga secara intens membangun komunikasi dan bekerjasama dengan instansi Pemerintah terkait baik di Pusat, di tingkat Provinsi dan Kabupaten, dengan lembaga masyarakat serta para pemangku kepentingan lainnya.

3. Oleh karena itu tidak benar kalau dikatakan bahwa PanEco telah melakukan kampanye hitam dan berniat atau berupaya untuk melanggar kesepakatan (MoU) tersebut sebagaimana dimuat di dalam berita tersebut.

4. Adapun terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, PanEco justru berupaya memberikan berbagai masukan berdasarkan pengetahuan dan hasil kegiatan selama ini di kawasan Batang Toru. Oleh karenanya PanEco pada dasarnya berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah, PT NSHE dan Para Pemangku Kepentingan dalam rangka memperoleh solusi untuk mitigasi atas dampak lingkungan yang mungkin terjadi.

5. Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik dari semua pihak selama ini dengan PanEco sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

Demikian tanggapan kami atas berita dimaksud di atas sebagai penjelasan kepada seluruh pihak yang terkait.

Hormat kami,
Medan, 10 Mei 2019
Ian Singleton, PhD
Direktur Konservasi

BERBAGI