Beranda BPKS BPKS Turut Meriahkan Khanduri Laot Festival 2019

BPKS Turut Meriahkan Khanduri Laot Festival 2019

BERBAGI
Masyarakat menyediakan nasih bungkus untuk makan siang dengan menu khas kuah beulangong pada Khanduri Laot Festival tahun lalu. (Foto/Ist)

Sabang (Waspada Aceh)Ratusan Pengunjung dari Berbagai Daerah, bahkan manca negara mulai memadati Dermaga BPKS CT3 Kuta Timu Kota Sabang, mengikuti pembukaan Event Internasional Kanduri Laot Festival 2019.

Dalam kegiatan tersebur Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang (BPKS) juga berperan aktif dalam event Internasional Kanduri Laot Festival 2019, yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kota Sabang, sejak tanggal 28 Maret – 1 April 2019.

BPKS sendiri turut berperan aktif dan ikut serta dalam perlombaan Kuah Beulangeng yang masuk dalam rangkaian acara Kanduri Alot Festival 2019. Selain merupakan salah satu program kerja BPKS terkait promosi dan pariwisata, kegiatan seperti Kanduri Laot 2019 ini merupakan agenda yang sangat ditunggu oleh masyarakat Sabang dan Aceh pada umumnya.

Plt Kepala BPKS, Razuardi Ibrahim, melalui Kabag Humas BPKS, Muhammad Rizal, menyebutkan salah satu sektor prioritas BPKS adalah pembangunan infrastruktur dan pengembagan pariwisata Sabang.

Selain kegiatan Sabang Marine Festival yang juga dilaksanakan pada tahun 2019, BPKS juga terlibat aktif dalam agenda Kanduri Laot Festival 2019. BPKS menyediakan tempat di Dermaga CT3 dan menyajikan sedikitnya tiga belanga untuk 200 orang dalam perlombaan Kuah Beulangeng yang diikuti oleh 70 peserta lainya dari seluruh instansi pemerintah di Sabang.

“Agenda seperti ini merupakan salah satu agenda yang wajib kita dukung bersama karena selain akan meningkatkan promosi tentang Sabagn tapi juga akan meningkatkan jumlah pengunjung ke Sabang dan dengan demikian ekonomi rakyat Sabang akan terus meningkat,” ujarnya .

Dalam agenda Khanduri Laot Festival 2019 sedikitnya puluhan sampan atau boat hias dan boat (kapal) nelayan juga akan menghiasi pemandangan malam di Teluk Sabang, dengan warna warni lampu diiringi musik khas tradisi Aceh. (Ria)

BERBAGI