Beranda Wisata & Travel Meski Dilarang, Pengunjung Tetap Trobos ODTW Tapak Tuan Tapa

Meski Dilarang, Pengunjung Tetap Trobos ODTW Tapak Tuan Tapa

BERBAGI
Santri Dayah Tanah Abe Seulemum Aceh Besar menyelusuri batu-batu terjal di bibir pantai karang untuk dapat melihat ODTW Tapak Tuan Tapa, (Foto/Faisal)

Tapaktuan (Waspada Aceh) – Meskipun telah dipasang police line, pengunjung dari berbagai daerah tetap menerobos Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Tapak Tuan Tapa
di Aceh Selatan.

Salah seorang pengunjung mengaku dari Kota Medan, Nana, Senin sore (8/4/2019), saat ditanya Waspadaaceh.com mengatakan, kunjungannya dan rekan-rekan sudah dijadwal jauh hari untuk melihat Tapak Tuan Tapa.

“Masa sudah sampai kemari jauh-jauh dari Medan tidak boleh masuk. Ya apa boleh buat sudah niat harus terwujud, kalau tidak, berapa kerugian kami,” kata Nana bersama seorang rekannya selepas mengunjungi Tapak Tuan Tapa di Gampong Hilir, Tapaktuan.

Warga kota Medan melintasi police line, saat mengunjungi ODTW Tapak Tuan Tapa di Kampung Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan.(Foto/Faisal)

Nana dan rekan mengakui, tak mengetahui ODTW Tapak Tuan Tapa sedang ditutup. Maka perjalanan wisata ke Tapaktuan tetap berlanjut. Menurutnya, mestinya pengelola objek wisata mensosialisasikan kekhalayak ramai bahwa ODTW sedang ditutup dan belum bisa dikunjungi karena rusak.

“Gitu, toh banyak orang yang turut nerobos bukan kami aja, awak tengok banyak yang masuk, masuk juga lah awak,” ujarnya.

Pengunjung yang datang dari Dayah Tanah Abe Seulimum, Aceh Besar, dengan rombongan sebanyak 150 orang terdiri dari santri dan pembimbing, terlihat juga masuk ke lokasi.

Tgk. Syaifuddin, pembimbing di dayah itu menjelaskan kunjungannya ke Aceh Selatan dalam rangka ziarah ke makam Syech Muda Wali di Ponpes Darusalam Labuhanhaji. Selepas itu mereka meneruskan perjalanan ke Tapaktuan sekaligus membawa santri melihat objek terkait legenda Tuan Tapa.

“Sampai kami di sini, rasanya sangat tidak mungkin kami harus balik lagi dan tidak jadi melihat Tapak. Para santri akan kecewa berat,” jelasnya seraya dia mengaku tak tau bahwa ODTW Tapak Tuan Tapa sedang ditutup.

Menanggapi hal itu, Yuna Zulfikar, tokoh LSM, Selasa (9/4/2019), mendesak Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata sesegera mungkin memperbaiki anjungan yang rusak agar dapat kembali dilalui pengunjung, sekaligus meminimalisir bertambahnya korban manusia di ODTW Tapak Tuan Tapa.

“Ada dua hal yang jika ODTW Tapak Tuan Tapa dibuka kembali. Pertama pengunjung tidak lagi kecewa ketika sampai di lokasi karena minimnya publikasi. Kedua keresahan akan bertambah korban di objek wisata tersebut menjadi berkurang,” tutupnya.

Pengamatan Waspadaaceh.com di lokasi meskipun anjungan menuju lokasi Tapak tak dapat dilalui karena rusak akibat diterjang ombak gelombang purnama beberapa waktu lalu. Para pengunjung rela menyelusuri batu batu besar dan terjal di bibir pantai karang laut Samudera Hindia untuk bisa sampai di lokasi Tapak.

Kondisi ini sangat rawan terjatuh dan terluka sebagaimana yang pernah terjadi, jatuh korban akibat diterjang ombak dan diseret ke laut.(Faisal)

BERBAGI