Beranda Sumut Registrasi Sim Card Wajib Pakai NIK, Operator Sasar Penjualan Pulsa

Registrasi Sim Card Wajib Pakai NIK, Operator Sasar Penjualan Pulsa

BERBAGI
Regional Head Smartfren Northern Sumatera, Jefry Batubara (Kiri) dan Regional Manager Brand Activation Smartfren Northern Sumatera, Jefrie Chairuddin (kanan). (waspadaaceh.com/sulaimanachmad)

Medan (Waspada Aceh) – Registrasi Sim Card yang wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) berdampak pada penjualan perdana paket internet murah. Operator kini terfokus pada penjualan pulsa dan paket internet murah.

“Saat ini kan, setiap registrasi kartu perdana sim card baru itu harus pakai NIK dan KK. Jadi, di situ kenapa sekarang jamannya sudah berubah. Kalau dulu kan, bisa beli paket internet baru dengan kartu perdana baru di pinggir jalan,” kata Regional Manager Brand Activation Smartfren Northern Sumatera, Jefrie Chairuddin, Selasa (9/4/2019) di Habitat Cafe Medan, saat peluncuran kartu perdana Bonus Kuota (Bosku) 360 GB selama 24 bulan.

Kini, kata dia, kartu perdana baru tidak berlaku karena aturan yang berlaku setiap NIK hanya boleh maksimal untuk 3 nomor HP yang berbeda. Untuk itu, saat ini, Smartfren fokus pada penjualan pulsa paket internet murah.

“Kalau dari operator lain, bisa bandingkan harga paket kita lebih murah. Apalagi paket perdana Smartfren Bosku ini menguasai pasar 10% untuk smartphone baru. Untuk smartphone baru ya. Kartu perdana ini bisa dipakai untuk semua jenis smartphone keluaran tahun 20018,” ujarnya.

Sementara, Regional Head Smartfren Northern Sumatera, Jefry Batubara, menyebutkan kartu perdana BosKu dihadirkan dengan kuota internet 4G super besar, memberikan total bonus kuota sebesar 360 GB, yang dapat diperoleh dengan melakukan isi ulang minimal Rp50 ribu per bulan. Bonus kuota diberikan maksimum 24 kali atau 24 bulan setelah aktivasi.

“Khusus untuk bonus pertama pelanggan harus melakukan isi ulang min Rp50 ribu dan meng-instal aplikasi MySmartfren di hari yang sama dengan aktifasi, selanjutnya pelanggan hanya cukup melakukan isi ulang minRp50 ribu/bulan maka bonus akan diterima per 30 hari. Bonus kuota diberikan sebesar 15 GB yang berlaku 14 hari. Kuota tersebut terdiri dari 2 GB kuota utama, 3 GB kuota chatting, dan 10 GB kuota midnight,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Jefry, pengguna juga akan mendapatkan gratis menelepon sepuasnya ke sesama pengguna Smartfren selama bonus masih berlaku. Bonus yang diberikan Smartfren ini juga tidak memotong nominal yang ditop-up oleh pelanggan.

Jadi, jelasnya, pengguna dapat menggunakan pulsa yang ada untuk membeli beragam pilihan paket isi ulang yang dihadirkan Smartfren. Seperti internet volume based 19 GB seharga Rp60.000 atau 33 GB seharga Rp100.000 sehingga kuota yang dimiliki pelanggan akan lebih besar.

”Hadirnya produk ini juga kami maknai sebagai bentuk kepercayaan para produsen handphone terhadap kualitas dan jaringan serta layanan yang dihadirkan oleh Smartfren.”

“Kartu Perdana BosKu, merupakan kartu perdana yang khusus kami hadirkan bagi para pengguna handphone 4G LTE merek terkemuka yang tersedia di pasaran. Pun, kartu ini juga sebagai bagian dari sistem komunikasi lewat jaringan 4G LTE yang kami sediakan, yaitu DNS,” jelas Jefry. (sulaiman achmad)

BERBAGI