Beranda Tausiah Dari Pekan Kreativitas Santri, Wali Kota Banda Aceh Harapkan Lahir “Singa Podium”

Dari Pekan Kreativitas Santri, Wali Kota Banda Aceh Harapkan Lahir “Singa Podium”

BERBAGI
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman (tengah), ketika membuka Pekan Kreativitas Santri Dayah Se-Banda Aceh, Kamis (28/3/2019) di Kompleks Dayah Inshafuddin, Lambaro Skep, Banda Aceh. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – “Menguasai banyak bahasa akan meningkatkan daya saing para santri di era globalisasi,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Wali Kota Banda Aceh mengungapkan hal itu ketika membuka Pekan Kreativitas Santri Dayah Se-Banda Aceh, Kamis (28/3/2019) di Kompleks Dayah Inshafuddin, Lambaro Skep, Banda Aceh.

Aminullah mengatakan, kegiatan tersebut akan memberi manfaat yang besar dan dapat menjadi ajang untuk mengasah kemampuan santri, terutama dalam menguasai berbagai bahasa, khususnya bahasa asing.

“Banda Aceh saat ini sedang gencar-gencarnya menggenjot sektor wisata. Dengan kemampuan berbahasa asing yang baik, terutama bahasa Inggris, tentu akan memudahkan berkomunikasi dan mempromosikan kota kita kepada wisatawan yang datang dari seluruh dunia,” kata Aminullah.

Pekan kreativitas itu akan berlangsung selama empat hari, hingga Minggu (31/3/2019), dengan memperlombakan pidato dalam empat bahasa, yakni bahasa Inggris, Arab, Indonesia, dan bahasa Aceh.

Menurut Aminullah, perlombaan tersebut menjadi ajang untuk mengasah mental bagi para santri agar nantinya tidak merasa canggung berdiri dan berpidato di depan orang banyak.

“Dari ajang ini saya mengharapkan akan lahir banyak ‘singa podium’ yang dapat mengharumkan nama Banda Aceh hingga kancah dunia,” harap Aminullah.

Untuk itu, Aminullah meminta para santri mempersiapkan diri dengan baik agar mampu tampil maksimal. Selain kondisi fisik dan psikis, wali kota meminta para santri memperhatikan materi atau isi pidato agar berbobot dan menarik didengar oleh hadirin.

Sementara itu Kadisdikdayah Banda Aceh, Tarmizi M Daud mengatakan, pekan kreativitas santri kali ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari 38 dayah se-Banda Aceh.

“Para pemenang dalam lomba ini akan mewakili Banda Aceh di ajang serupa di tingkat yang lebih tinggi.”

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemko Banda Aceh untuk mempersiapkan santri yang mampu bersaing di level lokal, nasional, bahkan internasional,” kata Tarimizi pada acara yang turut juga dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadillah. (Ria)

BERBAGI