Beranda Aceh Aktifitas Pembangunan Gedung Utama MTQ Aceh di Sigli Terhenti

Aktifitas Pembangunan Gedung Utama MTQ Aceh di Sigli Terhenti

BERBAGI
Mimbar utama gedung MTQ Aceh ke XXXIV berlokasi di Gampong Lampeudeu Baroh, Kabupaten Pidie, terlihat sepi aktifitas, Kamis (14/3/2019). (Foto/Muhammad Riza)

Sigli (Waspada Aceh) – Pembangunan gedung utama Musabaqah Tilawatil Quran(MTQ) Aceh ke XXXIV setinggi dua lantai, berlokasi di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, terhenti alias mangkrak.

Pantauan Waspada di lokasi, Kamis (14/3/2019), tidak ada aktifitas dari para pekerja bangunan yang beraktifitas membangun gedung itu. Tidak terlihat juga truk-truk ukuran besar yang biasanya keluar masuk mengangkut material ke lokasi tersebut. Waspada melihat di lantai dua bangunan itu, beberapa orang sedang merapikan kayu.

Gedung utama MTQ Aceh ke XXXIV, yang saat ini pekerjaannya dihentikan, memang sudah berdiri, namun belum bangunanannya selesai. Masih banyak item pekerjaan bangunan untuk menyelesaikan gedung utama itu.

Padahal warga Pidie berharap pembangunan gedung utama itu dapat segera diselesaikan dengan sempurna sebelum Juli 2019, karena pelaksanaan MTQ sudah semakin dekat waktunya.

Terkait dengan hal itu, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, kepada Waspada, Kamis (14/3/2019) di ruang kerjanya, mengungkapkan rasa optimisnya pelaksanaan MTQ Aceh ke XXXIV yang dipusatkan di Kota Sigli, berjalan tepat waktu. Karena itu sebut wabup, semua proyek pembangunan infrastruktur MTQ Aceh dapat diselesaikan Juni 2019.

Saat ini, kata Fadhlullah, pembangunan lanjutan gedung utama itu dan beberapa bangunan lainnya sedang dalam proses tender di LSPE Pemkab Pidie. “Ini bukan dihentikan, tetapi ini sedang dalam tahapan. Ini kan bukan proyek multiyear. Kalau proyek multiyear itu tidak harus berhenti, mereka dapat bekerja terus,” jelas Fadhlullah.

Menurut dia, saat ini pembangunan proyek gedung utama MTQ tersebut sedang dalam prose pelelangan, dan pembangunnya itu pun dilakukan bertahap. “ Makanya dalam membangun semua infrastruktur MTQ, itu semuanya dalam tahapan,” katanya lagi.

Fadhlullah memaparkan selain membangun gedung utama tersebut pihaknya juga melakukan renovasi beberapa bangunan lainnya. Khusus untuk bangunan gedung utama tersebut saat ini kerangkanya telah siap, tinggal pengerjaan bagian dalamnya saja.

“Bangunan itu dua lantai, tapi aulanya satu. Kalau ukurannya hampir sama besarnya dengan bangunan AAC Dayan Dawood,” katanya.

Fadhlullah mengungkapkan, event MTQ Aceh ke XXXIV dilaksanakan di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, rencananya selama 10 hari, terhitung 10 – 20 Juli 2019.

“Penetapan jadwalnya sudah kita lakukan, pada 10-20 Juli 2019. Tapi jadwal ini belum pasti, untuk sementara bisa saja berubah,” katanya. (m.riza)

BERBAGI