Beranda Aceh Tahun 2019, Pidie Banyak Bangun Jembatan dan Jalan

Tahun 2019, Pidie Banyak Bangun Jembatan dan Jalan

BERBAGI
Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Samsul Bahri, saat ditemui waspadaaceh.com di ruang kerjanya, Selasa (5/3/2019). (Foto/Muhammad Riza)

Sigli (Waspada Aceh) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Pidie, pada tahun 2019 terus melanjutkan proyek pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi dan pembebasan lahan.

Pembangunan itu mengandalkan tiga sumber anggaran, yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Otonomi Khusus Aceh (Doka), kata Kepala Dinas PUPR, Pidie, Samsul Bahri, ketika ditemui waspadaaceh.com, Selasa (5/3/2019).

Samsul Bahri mengungkapkan, pembangunan jalan dan jembatan dinilainya memiliki fungsi penting. Sebab, katanya, berfungsi untuk memperpendek jarak tempuh antara satu gampong (desa-red) dengan gampong lainnya.

Kadis PUPR ini mengatakan, proyek itu menggunakan Doka 2019 senilai Rp31 miliar, untuk membangun ruas jalan di 18 lokasi dalam Kabupaten Pidie. Ruas jalan tersebut berada di Indrajaya, kota Sigli, Kecamatan Mila, Padang Tiji, Simpang Tiga, Delima, Sakti, Glumpang Baro, Mutiara Timur, Titeu, Peukan Baro, Tiro /Truseb, Kembang Tanjong, Bat, Grong Grong, Glumpang Tiga, dan Tangse.

Melalui Sumber Doka 2019, pihaknya juga akan melakukan pembebasan lahan di beberapa lokasi senilai Rp6,2 miliar di Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Kota Sigli.

“Pembebasan lahan ini juga untuk pembangunan jalan. Untuk pembebasan lahan ini ada juga sumber dananya dari Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp2,7 miliar di Kota Sigli,” kata Samsul Bahri.

Dia mengungkapkan, selain membangun jalan, Dinas PUPR Pidie juga akan membangun tujuh unit jembatan dengan menggunakan Doka 2019 senilai Rp17,1 miliar. Ketujuh lokasi jembatan yang akan dibangun itu di Kecamatan Sakti, Padang Tiji/Bate, Delima, Mane, Bate, Mutiara dan Simpang Tiga.

Melalui Sumber Dana Alokasi Umum (DAU) 2019 senilai Rp1,2 milyar, Dinas PUPR juga akan membangun jembatan pada tiga lokasi. Meliputi Kecamatan Padang Tiji, Glumpang Tiga dan Kecamatan Bate.

Selanjutnya pihahknya juga akan melakukan rehab jembatan di 14 lokasi dengan menggunakan sumber anggaran DAU 2019 senilai Rp1,6 miliar dan rehab jalan di 27 lokasi senilai Rp10 miliar dari sumber dana Doka dan DAU 2019.

“Pada tahun ini, kita juga akan merehabilitasi jaringan irigasi senilai Rp14,2 miliiar yang tersebar di seluruh Kabupaten Pidie. Terkait dengan sejumlah proyek itu, kami akan segera melakukan tahap proses tender,” katanya. (m.riza)

BERBAGI