Siswa SUPM Ladong Diduga Tewas Dianiaya Senior

    BERBAGI
    Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto. (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Polresta Banda Aceh menduga telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya siswa kelas I Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ladong, Aceh Besar, yang bernama Raihan Alsyahri.

    Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan, Senin (4/3/2019), polisi sejauh ini telah memeriksa 18 saksi. Mereka antara lain 7 siswa (kelas I dan 3), penjaga sekolah, guru, dan salah seorang pengelola kantin sekolah.

    “Dari hasil keterangan saksi, pada Rabu 27 Februari memang terjadi penganiayaan oleh senior terhadap korban. Polisi telah mengidentifikasi seorang siswa yang diduga pelaku, selanjutnya masih kita dalami,” kata Trisno.

    Sebelumnya, pada Jumat (1/3/2019), korban ditemukan meninggal di atas bukit yang jaraknya ratusan meter dari sekolah tersebut. Hasil pemeriksaan saksi, diduga Raihan meninggal lantaran dianiaya oleh senior kelasnya.

    Trisno menceritakan, pada hari Senin sebelum kejadian, korban masih berada di lingkungan sekolah. Setelah diduga terjadi penganiyaan, hingga Rabu korban menghilang dari sekolah dan ditemukan meninggal pada hari Jumat pukul 11.45 WIB.

    “Saat ditemukan, korban dalam kondisi memar di jidat dan luka di kepala bagian belakang. Korban masih mengenakan seragam sekolah dan sandal jepit berwarna hitam,” kata Trisno.

    Saat ini polisi masih menyusuri keterangan saksi dan bukti-bukti lain, sehingga ada sinkronisasi terkait pelaku pembunuhan. Termasuk juga untuk memastikan apakah ada keterlibatan pihak-pihak lain.

    “Mohon doanya. Sejauh ini kita belum temukan ada unsur indikasi perpeloncoan di sana (sekolah),” tambah Trisno. (Fuadi)

    BERBAGI