Warga di Aceh Jaya Masih Gunakan Rakit untuk Seberangi Sungai

    BERBAGI
    Warga desa menggunakan rakit sebagai akses penyebrangan di Dusun Keunareh Desa Baroh Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (25/2/2019). (Foto/Zammil)

    Calang (Waspada Aceh) – Warga Desa Baroh Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, masih menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai menuju lahan pertanian mereka. Jembatan penghubung di desa tersebut belum berfungsi.

    “Jembatakan yang telah dibangun belum berfungsi karena bagian lantainya belum rampung dikerjakan,” Kata Junizar Syahputra, Kepala Desa Baroh Kecamatan Setia Bakti Aceh Jaya, kepada waspadaaceh.com (Selasa, 26/2/2019).

    Sejauh ini, lanjutnya, masyarakat berharap pembangunan jembatan tersebut segera dilanjutan. Bila sudah berfungsi, jembatan tersebut akan menghubungkan antara kecamatan Krueng Sabee dengan Setia Bakti.

    “Mayoritas yang berkerja sebagai petani memanfaatkan rakit sebagai akses penyeberangan ke kebun,” tuturnya.

    Yunizar berharap agar jembatan tersebut segera dibangun pada tahun ini mengingat akses masyarakat terhambat saat hendak menuju ke lokasi pertanian.

    Sementara itu, Heri Etika, Sekretaris Dinas Pada PUPR Aceh Jaya, membenarkan jika jembatan tersebut belum berfungsi.

    “Jembatan itu dibangun pada tahun 2017 dan kita telah mengajukan kembali untuk pembangunan lanjutan pada tahun depan,” tuturnya.

    Jumlah pagu anggaran senilai Rp2,4 miliar, lanjutnya, pekerjaan yang sudah selesai hanya abutmen dan kerangka jembatan.

    “Untuk usulan pembangunan tahun 2020 dengan pagu anggaran Rp1 miliar maka jembatan tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya. (Zammil)

    BERBAGI