Beranda Pariwara Muzakir Manaf Desak Panitia Percepat Penyelesaian Venue PORA di Kota Jantho

Muzakir Manaf Desak Panitia Percepat Penyelesaian Venue PORA di Kota Jantho

BERBAGI
Bupati Acah Besa,r Ir Mawardi Ali, Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf dan Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak, melihat venue PORA di Kota Jantho, Aceh Besar, Rabu (24/10/2018). (Foto/Humas PORA)
Bupati Acah Besa,r Ir Mawardi Ali, Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf dan Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak, melihat venue PORA di Kota Jantho, Aceh Besar, Rabu (24/10/2018). (Foto/Humas PORA)

Kota Jantho (Waspada Aceh) – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, H Muzakir Manaf, mendesak kontraktor dan Panitia Pelaksana PORA XIII Aceh Besar mempercepat pengerjaan jalan penghubung antar venue dalam komplek Jantho Sport City (JSC).

Penegasan itu disampaikan Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf didampingi Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, kepada wartawan usai mengunjungi pembangunan venue PORA (Pekan Olahraga Aceh) di Kota Jantho, Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, dia ragu terhadap kondisi jalan akses menuju arena stadion mini sebagai tempat Open Ceremony (tempat pembukaan PORA) pada 18 November 2018, karena hingga saat ini jalan tersebut belum kunjung dilakukan pengaspalan. Selain itu, akses jalan antara venue ke venue lainnya saat ini masih dalam progres pengerukan jalannya.

“Jadi, yang saya ragukan adalah jalan menuju stadion mini dan juga jalan menuju venue ke venue. Ini harus dipercepat. Harus dikebut siang–malam, bila perlu harus dilakukan 24 jam dalam sehari Karena kita lihat belum rampung,” katanya.

Terlihat, kata Mualem, alat–alat dan material kurang. Maka diharapkan panitia dan rekanan sungguh-sungguh mengerjakannya, harap mantan Wakil Gubernur Aceh priode 2012-2017 tersebut.

Mualem mengatakan, apabila jalan itu tidak selesai, tentu Pemerintah Aceh Besar akan malu dengan kabupaten lain. Karena menurutnya, yang menjadi tuan rumah event olahraga Aceh ini adalah Kabupaten Aceh Besar.

Selain itu, ada beberapa hal yang juga harus cepat diperbaiki, seperti penambahan pintu pada gedung bulutangkis, supaya akses kedalam lebih mudah bagi atlet dan penonton nantinya.

“Kita ragu sedikit soal jalan. Tapi, kalau itu dikebut, insya Allah akan selesai tepat waktu,” ujar Mualem.

Sisa waktu pelaksanaan PORA, kata Mualem, hanya tersisa lebih kurang 25 hari lagi. Beberapa venue masih ada yang belum rampung, namun pelaksanaan PORA ini tidak akan ditunda.

“Saya rasa menunda tidak mungkin lagi, karena nanti semua kecewa. Semua undangan dan waktu sudah ditentukan. Jadi mau tak mau kalau ini tidak siap, pertandingan untuk cabor tersebut dapat dipindahkan ke tempat lain, atau ke Kota Banda Aceh,” pungkas Mualem.

Muzakir Manaf mengapresiasi Bupati Aceh Besar yang sering bermalam di Kota Jantho untuk memastikan pekerjaan dikerjakan dengan baik, cepat dan tepat waktu.

“Kita berharap semuanya lancar dan sukses dengan kerja sama antara pihak provinsi, Kabupaten Aceh Besar dan pihak lain yang telah berkontribusi ikut menyukseskan pelaksanaan PORA nanti,” ujar Mualem.

Sementara itu Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali menjawab keraguan Mualem, mengaku optimis pengerjaan venue olahraga termasuk jalan lingkar akan selesai tepat waktu. Menurutnya, PP PORA telah meminta rekanan untuk menambah pekerja dan jam lembur.

“Tadi malam saya juga di sini (Kota Jantho). Saya melihat mereka berkerja sampai dini hari. Kita terus bekerja siang dan malam, saya fokus tidak keluar daerah, malah saya tidur disini. Saya terus memantau ini 24 jam, pagi sore, malam terus saya pantau perkembangan,” kata Mawardi Ali.

Ia menambahkan, malah ada beberapa venue yang menjadi tanggungjawab SKPD dan jabatannya menjadi taruhannya. “Jadi harus ada konsekuensinya, tidak boleh main-main. Ini harga diri dan martabat Aceh Besar,” kata mantan anggota DPR Aceh tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar itu juga menegaskan kepada semua pihak, bahwa Aceh Besar sudah siap melaksanakan PORA pada tanggal 18 November 2018. “Saya nyatakan bahwa Aceh Besar sudah siap tanggal 18-11-2018 semuanya nanti Insya Allah akan berfungsi dan berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sedangkan Pimpinan DPRA, Sulaiman Abda, pada kesempatan yang sama juga ikut mengajak seluruh elemen, menyukseskan agenda provinsi tersebut yang dilaksanakan di Kota Jantho. “Kita dewan sangat mendukung, semoga bisa siap semua pada pembukaan,” tuturnya.

Muzakkir Manaf bersama rombongan diantaranya Ketua harian KONI Aceh Abu Razak (Kamaruddin Abubakar), Pimpinan DPRA, Sulaiman Abda, Sekum KONI Aceh M Nasir dan beberapa Pengurus KONI Aceh diterima oleh Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali bersama Sekda Aceh Besar Drs Iskandar MSi dan Kadisparpora Aceh Besar Ridwan Jamil dan lainnya di Meuligo Bupati Aceh Besar.

Sebelumnya para pejabat Aceh Besar dan KONI Aceh bersama-sama meninjau langsung venue pelaksanaan PORA XIII di Komplek JSC, yang berada tepat di depan Meuligo. (Adv)

BERBAGI