Pasca Sertifikasi MUI: Imunisasi MR Tunggu Instruksi Plt Gubernur Aceh

    BERBAGI
    ILUSTRASI (Foto/Ist)
    ILUSTRASI (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr.Hanif, mengatakan, pasca keluarnya fatwa MUI yang menjelaskan vaksin MR (Measle Rubellah) adalah mubah, hingga saat ini dinas kesehatan masih menunggu instruksi Plt Gubernur Aceh untuk melanjutkan kegiatan imunisasi.

    Karena itu, kata dr.Hanif, pihaknya akan menemui Plt Gubernur Aceh, menjelaskan perihal terbitnya sertifikat vaksin MR dari lembaga MUI. “Kita akan temui Plt Gubernur, dan menerangkan fatwa MUI untuk kepastian kelanjutan imunisasi MR,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr.Abdul Fatah, menambahkan, sebelumnya, mereka telah menghentikan pelaksanaan vaksin MR, akibat adanya penolakan dari masyarakat, terkait belum adanya kepastian halal dari MUI ketika itu.

    Jadi, sebutnya, dengan keluarnya sertifikat halal dari MUI, pihaknya akan memastikan untuk melanjutkan pelaksanaan imunisasi MR di seluruh Aceh.

    Menurutnya terdapat 1,6 juta jumlah warga Aceh, yang akan diberikan vaksin MR. Karenanya perlu segera adanya instruksi dari Plt Gubernur untuk melanjutkan imunisasi MR.

    Tujuan vaksin MR ini sendiri, katanya, utnuk memutus mata rantai penyakit campak dan rubella di tengah masyarakat. Selain itu, vaksinasi bagi seluruh anak Aceh akan terlindungi dari kemungkinan terjadinya kasus kogenital rubella syndrome atau sindroma rubella bawaan lahir.

    “Kita harapkan ada keputusan yang cepat agar proses imunisasi dapat dilakukan sesegera mungkin,” tukasnya. (cho)

    BERBAGI