Beranda Aceh Lahan Kekeringan, Bupati Gayus Gelar Shalat Istisqa Bersama Masyarakat

Lahan Kekeringan, Bupati Gayus Gelar Shalat Istisqa Bersama Masyarakat

BERBAGI
Ribuan masyarakat menggelar shalat Istisqa berjamaah bersama Bupati Muhammad Amru di Lapangan Pancasila, Blangkejeren, Kamis (16/8/2018). (Foto/Jasvira)
Ribuan masyarakat menggelar shalat Istisqa berjamaah bersama Bupati Muhammad Amru di Lapangan Pancasila, Blangkejeren, Kamis (16/8/2018). (Foto/Jasvira)

Blangkejeren (Waspada Aceh) – Kekeringan yang melanda berbagai desa menimbulkan keprihatinan bagi Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru yang kemudian menggelar shalat Istisqa (minta hujan) bersama masyarakat di lapangan Pancasila Blangkejeren, Kamis (16/8/2018).

Usai shalat Istisqa, bupati mengatakan, masyarakat Gayo Lues dikenal sebagai warga yang religius. Menghadapi situasi sulit seperti musibah kekeringan sekarang ini, maka dia mengajak masyarakat agar menundukkan kepala, tengadahkan tangan memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa.

“Saya serukan desa-desa secepatnya melakukan shalat Istisqa, untuk memohon segera diturukan hujan,“ ujar Bupati Gayo Lues di Lapangan Pancasila.

Dijelaskan bupati, Istisqa adalah shalat yang dilakukan bertujuan untuk memohon hujan kepada Allah SWT. Hukum shalat Istisqa adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi yang terkena bencana kekeringan, berakibat kelangkaan air untuk minum dan kebutuhan lainnya.

“Sebelum melaksanakan shalat Istisqa dianjurkan semua jamaah memperbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah dilakukannya,” lanjut Amru.

“Saya sejak beberapa waktu lalu telah memantau fenomena kekeringan yang melanda hampir seluruh pelosok Gayo Lues. Tak kunjung turunnya hujan menyebabkan sumber air desa menjadi kering, juga khawatir akan terjadi gagal panen. Begitu juga usaha desa seperti perkebunan, peternakan, perikanan darat, dan lainnya akan ikut terganggu, bahkan rawan kebakaran hutan di mana mana,” ujar bupati. (cjs/b)

BERBAGI