Beranda Aceh Menangkan Bidding PON XXI, Aceh Siapkan Venue 70 Persen

Menangkan Bidding PON XXI, Aceh Siapkan Venue 70 Persen

BERBAGI
Suasana rapat di kantor Sekber Pemenangan Bidding PON XXI, di Banda Aceh, Minggu (25/2). (Foto/Aldin Nl)
Suasana rapat di kantor Sekber Pemenangan Bidding PON XXI, di Banda Aceh, Minggu (25/2). (Foto/Aldin Nl)

Banda Aceh ( Waspada): Kesiapan Aceh menghadapi tim penilai dan verifikasi KONI Pusat sudah matang. Sedikitnya 70 persen venue sudah disiapkan untuk dilakukan penilaian layak tidaknya Aceh menjadi tuan rumah PON XXI tahun 2024.

Venue 70 persen yang disiapkan Aceh, sebenarnya sudah melebihi dari persyaratan yang ditentukan 30 persen. Namun, Aceh sudah siapkan fasilitas sarana olahraga 70 persen. Dari fasilitas itu 30 persen diantaranya bangunan baru.

Sebagaimana diketaui, Aceh bergabung dengan Sumatera Utara untuk mencalonkan menjadi tuan rumah PON Bersama XXI tahun 2024 .

Pendaftaran sebagai tuan rumah PON dilaksanakan KONI Aceh dan KONI Sumatera Utara akhir November 2017. Selain Aceh, ikut mendaftar KONI Kalimantan Selatan, KONI Bali dan KONI NTB. Bali dan NTB bergabung merebutkan sebagai tuan rumah, terakhir KONI Sumatera Barat.

KONI Pusat mensyaratkan bagi KONI propinsi yang mencalonkan diri harus didukung oleh fasilitas sarana olahraga yang akan dipertandingkan dalam PON minimal 30 persen.

Untuk itu, dalam dua bulan terakhir Panitia Tim Pemenangan Aceh yang diketuai Wagub, Nova Iriansyah, melakukan persiapan administasi dan venue serta persyaratan pendukung lainnya.

Dalam rapat di Sekretariat Bersama Pemenangan Bidding PON di Stadion Harapan Bangga, di Banda Aceh, Minggu kemarin (25/2), Sekretaris KONI Aceh, M.Nasir Syamaun dan Kadispora Aceh, Musri Idris, menjelaskan secara bergilir terkait kesiapan Aceh dan jadwal kehadiran Tim Penilai dan Penyaringan KONI Pusat dalam rangka verifikasi kesiapan Aceh calon tuan rumah bersama PON XXI/2024.

Tim KONi Pusat, kata M.Nasir, dijadwalkan akan berada di Aceh mulai 28 Februari hingga 5 Maret 2018 mendatang. “Kita sudah siap menyambut kedatangan tim tersebut,” kata M. Nasir yang di panitia bertindak sebagai Wakil Sekretaris I Panitia Pemenangan Bidding tuan rumah PON Aceh tersebut.

Disebutkan, tim penilai dan verifikasi akan tiba di Aceh pada H-1 sedangkan tim Aju (pendamping) pada H-2. Pada saat tim Aju datang akan diadakan rapat awal membicarakan terkait langkah kerja tim selama berada di Aceh,” jelasnya.

Tak lupa panitia, lanjut dia, sudah mempersiapkan rangkaian kegiatan diantaranya, penyambutan, rapat, welcome dinner, ramah-tamah, ekspos dan peninjauan venue.

Persiapakan Enam Kabupaten/Kota

Untuk peninjauan venue, lebih lanjut dikatakan, akan dilakukan di enam kabupaten/kota di Aceh, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Bireuen dan Aceh Tengah, sebagaimana yang telah disarankan kepada KONI Pusat dibagi dalam tiga tim.

Selama berada di Aceh tim yang akan memeriksa venue di enam kabupaten/kota di Aceh itu untuk 28 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XX1/2024.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Musri Idris, berharap dapat bekerja secara maksimal dan terus-menerus tanpa henti untuk menyukseskan kedatangan tim tersebut.

“Khusus kepada Tim Aju yang telah dibentuk, agar setiap daerah yang dikunjungi dapat berkoordinasi dengan KONI dan pemerintah daerah setempat,” harapnya.

Informasi lain menyebut, Bidding PON XXI 2024 akan digelar oleh KONI Pusat media April 2018. Dalam bidding tersebut untuk PON kali ini hanya KONI -KONI Propinsi yang memiliki hak suara. Sedangkan Pengurus Besar ( PB) Cabang Olahraga ditiadakan. ( B01 )

BERBAGI