Beranda Aceh 2.800 Penghuni Lapas dan Rutan di Aceh Sudah Jalani Vaksin

2.800 Penghuni Lapas dan Rutan di Aceh Sudah Jalani Vaksin

BERBAGI
Izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin COVID-19 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan COVID-19. Dengan memprioritaskan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin COVID-19, EUA dapat mempercepat penanganan pandemi. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Sebanyak 2.800 orang dari total 8.800 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Aceh sudah menjalani vaksinasi dosis pertama.

“Seluruh warga binaan baik narapida di Lapas dan Rutan yang ada di Aceh, 2.800 yang sudah divaksin. Sisanya tinggal menunggu jadwal dan vaksinnya ada,” kata Kepala Devisi Pemasyarkatan Kemenkumham Aceh, Heri Azhari, di Kemenkumham Aceh, Kamis (29/7/2021).

Azhari mengungkapkan, kegiatan vaksin bagi warga binaan merupakan program dari pemerintah, guna menunjang program percepatan terbentuknya herd immunity di tengah pandemi COVID-19.

Tim vaksinatornya dari Dinas Kesehatan, dan pihaknya hanya menyerahkan data narapidana maupun tahanan, kata Azhari. Selanjutnya pihak kesehatan melakukan pemeriksaan kepada warga binaan untuk memastikan apakah layak mendapatkan vaksin atau tidak.

“Kami berharap COVID-19 cepat berlalu dan penyaluran vaksin lebih cepat, supaya masyarakat terlindungi dari penyebaran COVID-19. Jika nantinya keluar dari tahanan sudah terbentuk kekebalan tubuhnya,” tutur Azhari.

Di samping itu, dia juga mengatakan terkait layanan di tahanan selama COVID-19, pelayanan masih bersifat penitipan barang. Namun untuk komunikasi dengan keluarga secara langsung tidak diizinkan, tetapi pihaknya menyediakan layanan video call yang difasilitasi oleh petugas Lapas dan Rutan. (Kia Rukiah)

Ket Foto: Ilustrasi

BERBAGI