Rabu, Juli 24, 2024
Google search engine
BerandaSumut100 Tahun Wisma Persahabatan, "Yok Bikin Cantik Medan"

100 Tahun Wisma Persahabatan, “Yok Bikin Cantik Medan”

Medan –Seratus tahun keberadaan Wisma Persahabatan (WP) Medan, Sabtu malam (8/2/2020), diperingati dengan sederhana, bersamaan dengan perayaan Cap Go Meh dan open house tahun baru Imlek bagi warga Tionghoa Medan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, H.Akhyar Nasution, turut menghadiri acara tersebut. Akhyar dalam kesempatan itu mengajak para pengusaha di Kota Medan untuk berpartisipasi menerangi kawasan kota, dengan cara menyalakan lampu di pertokoan pada malam hari.

“Selamat merayakan Cap Go Meh kepada saudara semuanya, untuk perayaan 100 tahun Wisma Persaudaraan. Kami menyambut baik kehadiran WP ini di Kota Medan,” ujar Akhyar Nasution.

“Yok Bikin Cantik Medan, itu adalah gerakan masyarakat,” katanya.
Gerakan masyarakat yang paling sederhana menurut Akhyar, adalah menerangi kawasan pertokoan yang selama ini di beberapa tempat masih terlihat gelap. Meskipun lampu jalan tetap menerangi.

“Kepada saudara-saudara para pengusaha yang punya toko (ruko), kalau tidak ditinggali (dimukim), mohon hidupkan lampunya, supaya Kota Medan kelihatan terang,” ajak Akhyar.

Dengan begitu, tambahnya, kawasan Kota Medan akan terlihat cantik khususnya malam hari. Harapannya, dengan terangnya sudut kota Medan pada malam hari akan banyak orang datang ke ibukota Sumut ini.

“Kalau banyak orang yang datang ke Medan, perputaran ekonomi pasti akan bagus,” lanjutnya.

Akhyar menyampaikan, membangun Kota Medan tak hanya infrastruktur, tapi ada pembangunan peradaban. Hal itulah yang menjadi usaha pemerintahannya saat ini untuk meningkatkan sisi kekayaan budaya yang beragam. Karena itu, seluruh masyarakat dari berbagai etnis dan agama, diminta ikut andil mewujudkan hal tersebut.

“Membangun peradaban adalah membangun budaya. Ini sangat baik jika kita secara bersama-sama mewujudkannya. Jika ini berhasil, kota ini bisa menjadi tujuan wisata budaya. Artinya, keragaman Kota Medan sudah cukup berkontribusi untuk pembangunan. Membangun Medan melalui budaya,” sebut Akhyar.

“Kami juga sedang membuat terobosan baru penataan Kesawan sebagai kota tua kota Medan. Di kawasan tersebut banyak sekali peninggalan sejarah. Hal inilah yang nantinya akan menjadi tempat wisata budaya,” tambahnya.

Hadir juga pada perayaan itu, Ketua DPRD Medan, Hasyim, Anggota DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan, Ketua Apindo Sumut, Parlindungan Purba, serta tokoh masyarakat Tionghoa Kota Medan. (sulaiman achmad)

BERITA TERKINI
- Advertisment -
Google search engine

BERITA POPULER