Dua Gedung Pasar di Aceh Jaya Terlantar

    BERBAGI
    Bangunan pasar kuliner Babah Ngom, Desa Patek Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, yang tidak difungsikan dan kondisinya kini mulai ditumbuhi semak belukar.(Foto/Zammil)

    Calang (Waspada Aceh) – Warga Desa Patek Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, meminta dinas terkait untuk memungsikan gedung pasar yang terlantar di desa tersebut.

    “Ada dua unit bagunan pasar yang terbengkalai. diantaranya, pasar kuliner Babah Ngom dan pasar rakyat, yang kondisinya mulai memprihatinkan. Kita meminta dinas terkait segera memungsikannya,” kata Habibi, warga Desa Patek kepada waspadaaceh.com, Rabu (13/2/2019).

    Kondisi gedung pasar kuliner saat ini tampak sudah mulai ditumbuhi semak belukar begitu juga gedung pasar rakyat mulai rusak, ujarnya. “Ini sangat disayangkan.”

    Bangunan itu, kata Habibi, bila difungsikan, akan sangat membantu masyarakat karena bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Dengan demikian, ujarnya, produk-produk di daerah sekitarnya bisa dipasarkan di tempat itu.

    “Bagaimana bisa digunakan, sedang gedungnya saja tidak difungsikan,” pungkas pria yang menjabat sebagai Sekretaris Umum Ikatan Pemuda Darul Hikmah Aceh Jaya ini.

    Sementara, Rusli Yahya, Kepala Desa Patek Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, kepada waspadaaceh.com menyampaikan, sampai saat ini belum ada pihak mana pun yang berkoordinasi dengannya untuk memungsikan gedung tersebut.

    “Jika saya tidak salah, gedung itu dibangun tahun 2016 dan sampai saat ini belum ada pihak mana pun yang datang untuk memungsikannya,” tuturnya.

    Untuk pasar rakyat, terangnya, beberapa bulan yang lalu pihaknya sudah berupaya memungsikan dan itu inisiatif pihak desa.

    Namun, lanjutnya, yang berjualan tidak bertahan lama karena bangunan tersebut sudah mulai rusak sehingga harus direhab dan membutuhkan biaya besar. Sedangkan penghasilan mereka tidak seimbang dengan pengeluaran.

    “Kami telah berupaya agar ada yang berminat untuk memakai gedung tersebut, walau pada dasarnya kami tidak memiliki wewenang. Dan sampai saat ini, kami pun tidak mengetahui dinas mana yang mengelolanya,” tuturnya.

    Rusli berharap, gedung pasar tersebut segera difungsikan mengingat sudah lama terbengkalai dan tidak terawat. Bila difungsikan akan bisa membantu mansyarakat untuk berjualan.

    “Untuk apa dibangun jika dibiarkan terbengkalai dan tidak difungsikan, jadinya mubazir,” pungkasnya. (zammil).

    BERBAGI