Geusyik di Aceh Utara Ditebas Parang Warga Sakit Jiwa

    BERBAGI
    Geusyik (kepala desa) di Aceh Utara dalam perawatan intensif setelah ditebas warganya yang menderita sakit jiwa. (Foto/Ist)

    Lhokseukon (Waspada Aceh) – Geusyik (kepala desa) bersama seorang warga Singah Mata, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, mengalami luka serius, setelah dibacok seorang warga.

    Aksi pembacokan di Dusun Teungku Di Mane, Aceh Utara, dilakukan warga yang mengalami gangguan kejiwaan, terjadi Selasa (12/2/2019).

    Menurut Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, korban merupakan Geusyik Singgah Mata, Idris Mahmud, 53, dan  seorang warga bernama Nurdin Usman,55. Sedangkan pelaku bernama Zul,30, warga desa yang sama.

    Ketika itu, katanya, keluarga Zul berencana membawa pelaku ke  RS Cut Meutia, karena mengalami gangguan jiwa. “Sekira pukul 21.40, 15 orang warga Gampong Singgah Mata atas permintaan keluarga, mengamankan Zul dengan tujuan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Cut Mutia Lhokseumawe,” jelas Rezki Kholiddiansyah.

    Langkah itu diambil karena sejak mengalami gangguan kejiwaan, pelaku sering mengamuk serta merusak perabotan rumah.

    “Tetapi pada saat hendak diamankan, pelaku mengambil parang dari dalam rumah dan mengayunkan ke arah warga yang berusaha mengamankannya,” tambahnya.  Parang mengenai kepala Nurdin. Korban mengalami luka robek di kepala dan luka robek di jari telunjuk.

    Sementara Gusyik  Idris Mahmud berusaha membantu menangkap pelaku. “Geusyik juga terkena parang yang dipegang pelaku,” kata Rezki Kholiddiansyah. Parang mengenai  pipi sebelah kiri korban. Dia mengalami luka robek di pipi sebelah kiri sekitar 10 cm dan mendapat 14 jahitan.

    Pelaku langsung disergap dan diamankan warga. “Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Baktiya Barat mendatangi TKP dan membawa pelaku ke Mapolsek,” katanya.

    Sementara korban yang mengalami luka langsung dievakuasi ke Puskesmas Baktiya Barat untuk mendapat pengobatan. (b15)

    BERBAGI