2 Kapal Malaysia Ditangkap, Kandas Saat Ditarik ke Pelabuhan Lampulo

    BERBAGI
    Kapal nelayan berbendera Malaysia yang ditangkap petugas Indonesia, dan kandas di sekitar Pelabuhan Lampulo, Banda Aceh. (Foto/Fatma/KBA.ONE)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – Dua Kapal nelayan berbendera Malaysia ditangkap KP Hiu-012, karena diduga mencuri ikan di perairan Selat Malaka, masuk wilayah Indonesia.

    Kapal KHF 1980 dengan bobot 63,74 gross ton (GT) dan KHF 2598 dengan bobot 64,19 GT, kemudian kandas saat digiring ke Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja di Lampulo, Banda Aceh. Kedua kapal Malaysia itu diawaki ABK (anak buah kapal) warga negara Thailand.

    Kapten KP Hiu-012, Novri Sangian mengatakan, Rabu (6/2/2019), kedua kapal ditangkap secara terpisah pada Sabtu (2/2/2019) antara pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

    “Saat diperiksa, awak kedua kapal tidak bisa memperlihatkan dokumen sah. Hasil dari penangkapan ilegal tersebut ada sekitar 350 kilogram ikan campuran,” kata Novri Sangian.

    Kedua kapal tersebut kandas di dua lokasi, yakni di sekitar pintu masuk kolam pelabuhan, satu lainnya kandas di dekat pintu masuk utama pelabuhan tersebut.

    Sebelum masuk pelabuhan perikanan, kapal nelayan Malaysia sempat buang jangkar di wilayah perairan antara Sabang dan Banda Aceh, sejak pukul 06.00 WIB. Kedua kapal tersebut dikawal kapal patroli perikanan Kementerian Kelautan Perikanan RI KP Hiu-012.

    Sembilan anak buah kapal (ABK) kedua kapal tersebut turut diamankan petugas. “Selain itu, kami juga mengamankan alat komunikasi dan navigasi kedua kapal,” katanya.

    Kapal dan nakhoda serta anak buah kapal, termasuk barang bukti, diserahkan ke Pangkalan PSDKP Lampulo, Banda Aceh, kata Novri Sangian. (ria)

    BERBAGI