Beranda Aceh Sepanjang Januari 2019, Polres Lhokseumawe Tangkap 17 Tersangka Narkoba

Sepanjang Januari 2019, Polres Lhokseumawe Tangkap 17 Tersangka Narkoba

BERBAGI
Kabag Ops Kompol Ahkzan dan Kasat Narkoba Iptu Zeska Julian Taruna menunjukkan tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan selama Januari 2019, Senin (4/2/2019), dalam konfrensi pers di ruang Sat Narkoba Polres Lhokseumawe. (Foto/Zainuddin Abdullah)

Lhokseumawe (Waspada Aceh) – Selama Januari 2019, Satnarkoba Polres Lhokseumawe telah menangkap sedikitnya 17 pengedar narkoba dalam 10 kasus berbeda di berbagai tempat yang rawan dengan peredaran narkoba.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kabag Ops Kompol Ahkzan di ruang Sat Narkoba Polres Lhokseumawe, Senin (4/2/2019), mengatakan, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu, ganja, pil ekstasi dan jenis narkoba lainnya.

“Dari penangkapan para tersangka tersebut polisi turut mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 49,28 gram dan ganja 16,2 Kg dalam 10 kasus berbeda serta tempat yang terpisah,” kata Kompol Ahkzan yang juga didampingi Kasat Narkoba Iptu Zeska Julian Taruna, dalam jumpa pers tersebut.

Kasat Narkoba Iptu Zeska Julian Taruna pada kesempatan itu menggelar seluruh barang bukti dan para tersangka pengedar narkoba.

“Ini merupakan kasus berbeda-beda dari beberapa kecamatan di daerah ini. Ada beberapa tersangka lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan kasus yang sama. Ini semua hasil kegiatan selama Januari 2019,” ujarnya.

Dijelaskannya, pasca penangkapan tersangka dan barang bukti itu, kini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan narkoba lainnya dan menangkap orang-orang yang terlibat.

Kompol Ahzan menyebutkan, dari 17 tersangka yang diamankan tersebut, empat di antaranya berinisial M, MJ, RA, dan MK, merupakan pengedar narkotika jenis sabu. Sedangkan tersangka lainnya selaku pengguna dan kurir.

“Tersangka dikenakan pasal 112, pasal 114, serta pasal 127 Undang-Undang tentang Narkotika,” terangnya.

Ahkzan berharap, dalam menjalankan tugas polisi tetap membutuhkan bantuan informasi dari masyarakat agar bisa memberantas peredaran narkoba di tengah masyarakat. (b16)

BERBAGI