Gerombolan Gajah Ngamuk Lagi, Gasak Padi Petani Pidie

    BERBAGI
    Petugas menaiki gajah yang sudah terlatih, tampak sedang berpatroli di Gampong Cot Sutui. Tanaman padi petani dirusak kawanan gajah liar, Senin (4/2/2019). (Foto/Muhammad Riza)

    Sigli (Waspada Aceh) – Sedikitnya 40 ekor gajah liar kembali mengamuk, dan menggasak (merusak) tanaman padi siap panen di Gampong (desa-red) Cot Sutui, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, Senin sore (4/2/2019).

    Kausar, salah seorang Ranger, kepada Waspadaaceh.com, Selasa (5/2/2019), mengatakan, peristiwa itu terjadi sehari setelah tiga ekor gajah jinak, dipulangkan kembali ke Sare.

    Gajah jinak ini, Midon, Afan dan Bakri dibawa kembali ke Sare, Aceh Besar, untuk menjalani pengobatan setelah menderita luka-luka akibat bergulat dengan kawanan gajah liar di kawasan pegunungan Keumala.

    Kausar mengungkapkan, belasan hektare tanaman padi siap panen milik warga Cot Sutui, rusak dimakan dan diinjak kawanan gajah tersebut.

    Warga, sebut dia, sangat berharap tanaman padi itu dapat dipanen untuk menghidupi keluarga, terutama untuk biaya pendidikan anak sekolah. Namun tanaman padi yang siap panen itu dirusak oleh kawanan gajah liar hingga gagal panen.

    Menurut Kausar, kawanan gajah liar yang merusak tanaman padi milik warga Gampong Cot Sutui itu adalah kelompok kawanan gajah yang selama ini digiring dari kawasan hutan Mila, Sakti dan Keumala.

    Namun setiba di kawasan hutan Gampong Cot Sutui, kawanan gajah liar itu yang berjumlah sekira 40 ekor menyerang gajah jinak berjumlah tiga ekor.

    Akibatnya tiga ekor gajah jinak itu menderita luka-luka. Kemudian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Aceh, memboyong ke tiga ekor gajah yang terluka tersebut ke Sare, Aceh Besar, untuk menjalani perawatan. ***

    Jurnalis: Muhammad Riza

    BERBAGI