Beranda Aceh Juanda Selesaikan Hafalan Alquran 30 Juzz di Mahad Assunah

Juanda Selesaikan Hafalan Alquran 30 Juzz di Mahad Assunah

BERBAGI
Juanda, saat menyetor hafalan Alquran 30 juzz, disaksikan para santri di depan penguji di Mahad Assunah, Lampeneurut, Aceh Besar, Minggu (3/2/2019). (Foto/Ist)
Juanda, saat menyetor hafalan Alquran 30 juzz, disaksikan para santri di depan penguji di Mahad Assunah, Lampeneurut, Aceh Besar, Minggu (3/2/2019). (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Puluhan santri Mahad Assunah, Aceh Besar, berkumpul membentuk lingkaran di masjid yang berlokasi di pesantren tersebut, Minggu dinihari (3/2/2019).

Para murid masing masing memegang Alquran, untuk menyimak bacaan ayat suci yang dilantunkan Juanda, atau lebih akrab disapa Abdurrahman.

Pada hari itu, Juanda menyetorkan hafalan Alquran 30 juzz di hadapan para pengajar dan santri di Mahad Assunah. Proses penyetoran hafalan dilaksanakan sejak pagi, atau pukul 04.00 WIB dan berakhir pada pukul 00.00 WIB, dihari yang sama.

Juanda yang merupakan santri di bawah bimbingan ustad Taufik, menyelesaikan hafalan 30 juzz selama tiga tahun lebih di Mahad Assunah.

Putra dari Usman, lahir di Gampong Lampoh Krueng, Kabupaten Pidie ini, mampu menyelesaikan setoran hafalan 30 juzz dengan lancar dan baik.

Menurut ustad Taufik, kepada Waspada, Minggu (3/2/2019), setiap santri yang telah selesai menghafal 30 juzz, proses ujian akhirnya adalah menyetorkan hafalannya.  Ketentuannya tidak boleh terdampak kesalahan tujuh kali dalam prosesnya, dan jika lebih, maka wajib diulang pada hari selanjutnya.

“Dan Allhamdulillah, Juanda berhasil menyelesaikan setorannya,” kata ustad Taufik.

Sementara itu, ustad Thantawi, salah seorang pengajar Tahfiz Mahad Assunah, mengatakan, selama pesantren ini berdiri, pihaknya telah mencetak puluhan santri yang berhasil menjadi penghafal Alquran 30 juzz. Sebagian besar diantaranya melanjutkan pendidikan di Madinah, Arab Saudi.

Mahad Assunah sendiri, merupakan lembaga pendidikan yang fokus dan memiliki visi mencetak pemuda generasi Qurani, yang memiliki semangat untuk terus mendakwahkan Islam, dan sunnah Rasululloh SAW, baik di Aceh maupun di nusantara.

Dia juga mengimbau kepada orangtua yang memiliki putra dan putri, untuk memiliki tekad dan semangat dalam memberikan pendidikan kepada anak-anaknya untuk menjadi penghafal Alquran.

Kata ustad Thantawi, sembari mengutip penggalan hadist, Nabi Shalallhu alaihi wassalam bersabda; Siapa yang menghafal Aquran, mengkajinya, dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orangtuanya dari cahaya seperti matahari.

Dan kedua orangtuanya diberikan dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia.
Kemudian kedua orangtua bertanya,”mengapa saya sampai diberikan pakaian semacam ini,? Lalu disampaikan.”Disebabkan anakmu telah menghafal Alquran (HR Hakim 1/756 dan dihasankan Al-Bani), kata ustadz Thantawi. (Hendro Saky)

BERBAGI