Beranda Aceh Serangan Hama Wereng Mengganas di Pidie

Serangan Hama Wereng Mengganas di Pidie

BERBAGI
Seorang warga petani Gampong Raya Paya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, sedang memperhatikan tanaman padinya yang terserang hama wereng jelang panen, Kamis (31/1/2019). (Foto/Muhammad Riza)
Seorang warga petani Gampong Raya Paya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, sedang memperhatikan tanaman padinya yang terserang hama wereng jelang panen, Kamis (31/1/2019). (Foto/Muhammad Riza)

Sigli (Waspada Aceh) – Serangan hama wereng coklat mulai mengganas di hampir semua kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie. Wereng menyebar dan merusak tanaman padi petani.

Tapi kerusakan tanaman padi akibat serangan hama tersebut diperkirakan tidak terlalu banyak. Karena tanaman padi sudah berusia cukup tua, dan sudah mulai dipanen, kata salah seorang petani kepada Waspadaaceh.com, Kamis (31/1/2019).

Kabid Tananaman Pangan dan Horkultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pidie, Ir Adami, kepada Waspadaaceh.com, menjelaskan serangan hama wereng itu sudah terjadi sekira dua pekan terakhir di hampir seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie.

Beberapa kecamatan yang diserang hama wereng, antara lain Kecamatan Simpang Tiga, Keumala, Sakti, Tiro, Indrajaya, Glumpang Baro, Glumpang Tiga, Mutiara Timur dan Mutiara Barat, serta beberapa kecamatan lainnya.

“Hampir semua areal sawah terserang hama wereng. Hanya untungnya, kebanyakan tanaman padi yang terserang hama ini sudah tinggal menunggu panen. Tinggal bagaimana sikap petaninya,” jelas Adami.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pidie, terus melakukan upaya penyemprotan massal. Namun ada juga sebagian petani berinisiatif langsung memanen, karena usia tanaman padi yang terserang hama itu, memang tinggal tunggu waktu panen.

”Rata-rata tanaman padi yang terserang hama itu berusia berkisar 80-90 hari,” katanya.

Wakil Ketua DPRK Pidie, Jamaluddin, SP, mengatakan, prihatin terhadap nasib petani, karena tanaman padi yang tinggal menunggu masa panen terserang hama. Begitu pun dia apresiasi tindakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pidie, karena langsung turun ke lapangan melakukan penyemprotan massal.

“Saya pun sejak dua pekan terakhir ini turun bersama petugas melihat kegiatan mereka melakukan penyemprotan massal,” katanya. (b10)

BERBAGI