Beranda Aceh Aceh Anggarkan Rp124 Miliar untuk Beli Kapal

Aceh Anggarkan Rp124 Miliar untuk Beli Kapal

BERBAGI
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi Ali. (Foto/Ajnn)
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi Ali. (Foto/Ajnn)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pemerintah Aceh pada tahun ini mengalokasikan anggaran senilai Rp124 miliar lebih untuk membeli kapal penumpang, sebagaimana tercatat di laman situs Bappeda Aceh, www.e-rencana.acehprov.go.id.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi Ali, saat dikonfirmasi Waspadaaceh.com, Sabtu (12/1/2019), membenarkan perihal rencana tersebut. Dia menerangkan, pengadaan kapal rencananya dilakukan tahun jamak, yakni 2019 dan 2020.

Karena itu, katanya, kontrak kerja yang nanti diberikan kepada kontraktor pelaksana adalah tahun jamak, dan anggaran mulai dialokasikan pada tahun ini.

Saat Waspadaaceh.com mengkonfirmasi perihal belum adanya survei pendahuluan dalam proses pembangunan kapal tersebut, Junaidi mengatakan, proses perencanaan dan desain kapal telah dilakukan sejak 2018. Juga sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Perhubungan RI.

Menurut Junaidi, alasan Pemerintah Aceh membeli kapal, didasarkan pada pertimbangan kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini, sambungnya, jumlah kapal yang melayani warga dirasakan masih kurang, terutama saat musim mudik puncak. Hal tersebut, ujarnya, menyebabkan sering terjadi penumpukan kenderaan dan antrian penumpang hingga tidak terlayani.

“Kami juga memperkirakan, lonjakan penumpang dan barang masih terus akan terjadi. Ini menimbulkan ketidak-pastian pada daerah kepulauan di wilayah Aceh,” paparnya.

Disebutkannya, kapal yang akan diadakan nantinya adalah jenis ferry Ro-Ro atau roll on roll off. “Jadi bukan kapal seperti KM Rondo yah, atau bukan kapal cepat,” tandasnya.

Agar nanti pengelolaan kapal tidak bermasalah, sambung Junaidi, untuk itu manajemen yang mengelola adalah operator yang berkompeten, dan prosesnya akan ditender. “Jika nanti kapal sudah ada, pengelolaannya kita tender,” terangnya. (cho)

BERBAGI