Beranda Aceh Terkait Mahalnya Harga Tiket, Komisi V DPR RI akan Panggil Menhub dan...

Terkait Mahalnya Harga Tiket, Komisi V DPR RI akan Panggil Menhub dan Maskapai

BERBAGI
Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan. (Foto/Ist)
Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan. (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Tingginya harga tiket sejumlah maskapai penerbangan untuk rute Banda Aceh – Jakarta, membuat warga di Aceh harus memilih penerbangan asing, dan harus transit di Kualalumpu, Malaysia atau Singapura.

Terkait mahalnya harga tiket penerbangan domestik, menjadi perhatian khusus, Irmawan, anggota Komisi V DPR RI, yang membidangi perhubungan, dengan mitra kerja Kementerian Perhubungan.

Kepada Waspadaaceh.com, politisi daerah pemilihan Aceh ini mengatakan, pada hari Selasa, 15 Januari 2019, DPR RI akan melakukan rapat dengar pendapat (RPD) dengan Kementerian Perhubungan dan seluruh maskapai yang melayani penerbangan di Indonesia.

“Tunggu saja, nanti abang kabari kembali hasilnya usai RDP,” katanya kepada Waspadaaceh.com, Minggu (13/1/2019) di Banda Aceh.

Irmawan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menambahkan, pada intinya, mahalnya harga tiket penerbangan domestik, dan keresahan warga sudah menjadi perhatian semua.

“Ini harus ada penjelasan resmi dari Kementerian Perhubungan dan maskapai. Yang pasti, tingginya harga tiket ini sudah dalam tahap meresehkan masyarakat. Hal ini tentu menjadi perhatian kawan-kawan di DPR RI,” tandasnya.

Karena itu, dalam RDP nanti, dia akan memastikan pihak maskapai dapat merasionalkan harga tiket. Menurutnya, jika warga memilih transit ke luar negeri untuk rute penerbangan domestik, ini akan merugikan marwah sebagai sebuah bangsa.

“Saya pikir ini bukan hanya masalah ekonomi semata, tapi ini sudah menyangkut rasa nasionalisme kita sebagai satu bangsa,” tandasnya.

Perihal ramainya warga yang memilih jalur transit di negeri jiran, dibenarkan oleh Muhammad Hatta, Kepala Seksi Lalulintas Keimigrasian kantor Imigrasi Banda Aceh, kepada Waspadaaceh.com, Sabtu (12/1/2019).

Harga Tiket Jakarta – Banda Aceh Turun 60%

Sekretaris Jenderal Inaca, Tengku Burhanudin menyebut, Garuda Indonesia memangkas tarif tiket dari Aceh ke Jakarta hampir separuhnya dari Rp3,2 juta menjadi Rp1,6 juta.

“Contoh Banda Aceh – Jakarta misalnya yg tadinya Rp3,2 juta itu Garuda kelihatannya akan membuat Rp1,6 juta,” jelasnya di kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Maskapai lain, Batik Air, menurutnya juga ikut menurunkan harga tiket penerbangan rute Banda Aceh-Jakarta hampir setengah harga.

“Terus Batik Rp2,8 juta mungkin akan Rp1,5 juta,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari finance.detik.com.

Batik Air juga memangkas tarif Jakarta-Bali menjadi Rp1,9 juta. Mulanya, tarifnya itu dikenakan sebesar Rp2,9 juta.

Dia menambahkan, penurunan itu kontribusi dari para pemangku kepentingan terkait.

“Kami bersyukur mitra kerja kami sangat mendukung untuk menurunkan harga tiket, beberapa grup turun lumayan karena ini untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Tapi nyatanya, hingga Minggu malam (13/1/2019) pukul 21:00 WIB, biro perjalanan online menawarkan harga tiket pesawat Garuda untuk penerbangan Senin, 14 Januari 2019, rute Banda Aceh – Jakarta masih di kisaran Rp2.311.500 dan Lion Air Rp2.523.800.

Harga tersebut tergolong masih cukup mahal. Sedangkan penerbangan dengan pesawat maskapai asing, Air Asia + Lion Air (transit Kualalumpur, Malaysia) sekitar Rp1.058.800. (cho)

BERBAGI