Nelayan Aceh Selatan Tak Melaut, Kesulitan Dapat Rekomendasi Beli BBM

    BERBAGI
    Kapal-kapal nelayan tampak tertambat di pantai, tidak melaut. Nelayan mengeluh tidak bisa melaut karena kesulitan mendapatkan BBM jenis solar. (Foto/Faisal)
    Kapal-kapal nelayan tampak tertambat di pantai, tidak melaut. Nelayan mengeluh tidak bisa melaut karena kesulitan mendapatkan BBM jenis solar. (Foto/Faisal)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) -Ratusan nelayan di pesisir Kabupaten Aceh Selatan banyak yang tidak melaut, menyusul kesulitan mereka mendapatkan BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis solar.

    Sementara itu Dinas Kelautan dan Perikanan  (DKP) Kabupaten Aceh Selatan terkesan sangat membatasi nelayan untuk mendapatkan rekomendasi pembelian BBM jenis solar bersubsidi yang selama ini diperuntukkan bagi nelayan.

    “Kami para nelayan, waktu membeli solar di SPBU tidak dilayani. Alasannya tak ada rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Kelautan,” kata Panglima Laot Tapaktuan, Syafi’i Jamal kepada Waspadaaceh.com, Senin (7/1/2019) di kediamannya di Lhok Bengkuang.

    Panglima Laot, Syafi’i Jamal, menyebutkan, untuk mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Kelautan, nelayan harus memiliki surat izin pelayaran dan izin tangkap. Kebijakan ini mempersulit nelayan.

    Panglima Laot Tapaktuan, saat memberikan keterangan kepada waspadaaceh.com, (Foto/Faisal)
    Panglima Laot Tapaktuan, saat memberikan keterangan kepada waspadaaceh.com, (Foto/Faisal)

    “Hingga kini nelayan mengeluh tidak bisa melaut karena BBM jenis solar tidak mereka dapatkan dari Pertamina, karena tidak ada rekomendasi dari dinas terkait.”

    Syafi’i Jamal menambahkan, terkait aspirasi nelayan yang sudah dilaporkan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Selatan, namun belum jelas tindak lanjut dan solusinya.

    “Kami harap Dinas Pertanian dan Kekuatan memberikan keringanan bagi nelayan soal pembelian solar subsidi. Jangan mempersulit nelayan, karena ini salah satu pendapatan ekonomi kami,” tandasnya.

    Kadis Kelautan dan Perikanan mau pun Kabid Bina Usaha Perikanan, saat dikonfirmasi Waspadaaceh.com tidak dapat dihubungi. (Faisal)

    BERBAGI