Beranda Aceh UAS di Langsa: Jangan Isi Malam Pergantian Tahun dengan Dosa

UAS di Langsa: Jangan Isi Malam Pergantian Tahun dengan Dosa

BERBAGI
Puluhan ribu warga memadati Lapangan Merdeka Langsa menyaksikan ceramah Ustadz Abdul Somad pada malam pergantian tahun dan peringatan 14 tahun tsunami Aceh, Senin (31/12/2018). (Foto/dede)
Puluhan ribu warga memadati Lapangan Merdeka Langsa menyaksikan ceramah Ustadz Abdul Somad pada malam pergantian tahun dan peringatan 14 tahun tsunami Aceh, Senin (31/12/2018). (Foto/dede)

Langsa (Waspada Aceh) – Jangan lagi mengisi malam pergantian tahun dengan perbuatan dosa dan sia-sia, misalnya hura-hura, berjoget, membakar petasan dan berkumpul muda-mudi yang bukan mahrimnya, apalagi sampai mabuk-mabukan.

Ustadz H Abdul Somad, Lc, MA menyampaikan pesan itu di hadapan puluhan ribuan warga Kota Langsa untuk memperingati 14 tahun tsunami Aceh di malam pergantian tahun di Lapangan Merdeka Langsa, Senin (31/12/2018).

Acara yang dipandu presenter Agung Izzulhaq dari Jakarta dan disiarankan langsung salah satu tv swasta itu, juga diisi ceramah dari Ustadz H.Abdurrahman El-Shirazy, Lc. Pg.D dari Semarang yang juga penulis Novel Ayat-ayat Cinta, dan Al Ustadz H.Hasrul Aidil, Lc, MA dari Banda Aceh.

Selain tausyiah juga digelar zikir akbar dibawakan oleh imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, H Jamhuri Ramli, Lc. MA dan Majelis Zikir Azzabidi Kota Langsa, Ustadz Abdul Somad, Lc. MA, yang mengajak masyarakat dan generasi muda Muslim untuk memanfaatkan waktu dan tidak ikut-ikutan merayakan malam tahun baru 2019.

“Inilah saatnya kita bangkit untuk mengisi waktu tersebut dengan baik. Hari ini kita dipertemukan, besok dan lusa mungkin kita sudah tiada. Waktu tidak dapat diputar kembali, jadi pergunakanlah waktu dengan baik dengan membaca Alquran dan berzikir,” ajak UAS.

Pada kesempatan itu, UAS juga mengaku bangga dengan dilaksanakannya acara zikir pada malam pergantian tahun, sekaligus memperingati 14 tahun tsunami di Aceh.

“Malam ini saya merasa bangga, tidak ada suara hingar-bingar petasan pada malam pergantian tahun di Kota Langsa. Semua masyarakat berkumpul memanfaatkan waktu dengan berzikir bersama dan mendengarkan tausyiah,” pujinya.

“Bertobatlah sebelum malaikat maut mencabut nyawamu, kapan saja dan dimana saja bisa mati. Yang dibawa hanya iman dan amal sholeh,” ucap Ustadz Abdul Somad.

Pantauan wartawan, puluhan ribuan warga yang datang dari berbagai daerah di Aceh tampak sudah memadati Lapangan Merdeka sejak pukul 17:00 WIB untuk mendengarkan tausyiah dari Ustadz H Abdul Somad.

Sebelumnya pukul 16:30 WIB, UAS juga mengisi ceramah acara Maulid Nabi Muhammad di IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa.

Sejumlah pejabat tampak hadir, yakni Wali Kota Langsa, Tgk Usman Abdullah, SE dan Wakil Wali Kota Langsa, Dr Marzuki Hamid, Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis dan Ketua DPRK Langsa, Burhansyah, SH.

Wali Kota Langsa, Tgk Usman Abdullah, dalam sambutannya mengatakan, tausyiah dan zikir bersama Ustadz Abdul Somad dilaksanakan sebagai refleksi untuk mengenang korban musibah tsunami di Aceh yang terjadi 14 tahun lalu. (m43)

BERBAGI