Di Meulaboh: Larangan Perayaan Pergantian Tahun Sukses

    BERBAGI
    Tim gabungan melakukan penjagaan di Tugu Bundaran Pelor Meulaboh, Aceh Barat, saat detik-detik pergantian tahun, Selasa dinihari (1/1/2019). Kondisi jalan raya di kawasan tersebut sepi dan tidak ada perayaan malam pergantian tahun. (Foto/Dedi Iskandar)
    Tim gabungan melakukan penjagaan di Tugu Bundaran Pelor Meulaboh, Aceh Barat, saat detik-detik pergantian tahun, Selasa dinihari (1/1/2019). Kondisi jalan raya di kawasan tersebut sepi dan tidak ada perayaan malam pergantian tahun. (Foto/Dedi Iskandar)

    Meulaboh (Waspada Aceh) – Pergantian tahun baru di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tanpa adanya ledakan kembang api, mercon mau pun terompet di pusat kota, menyusul adanya larangan bersama Forkompimda dan pemerintah daerah.

    Pantauan Waspada, Selasa dinihari (1/1/2019), di kawasan Tugu Pelor Meulaboh dan Taman Hijriah, terlihat petugas melakukan penjagaan ketat. Petugas yang terdiri dari polisi syariah, satpol pp, TNI, polri, serta polisi militer, tampak berjaga-jaga.

    “Alhamdulillah, imbauan dari Bupati Aceh Barat bersama Forkompimda, dan Gubernur Aceh tentang larangan perayaan tahun baru, berhasil kita tegakkan di Aceh Barat,” kata Kabid Wilayatul Hisbah Dinas Satpil PP WH Aceh Barat, Teuku Raymond Taufik kepada Waspadaaceh.com, Selasa (1/1/2019) di Meulaboh.

    Dia juga mengapresiasi kinerja tim gabungan yang solid dalam melakukan pengawasan, dan penertiban yang dilakukan di sejumlah kawasan di Aceh Barat.

    Sehingga saat detik pergantian tahun, tidak terdapat aktivitas warga yang merayakan malam pergantian tahun.

    “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat di Aceh Barat, yang sudah menciptakan suasana yang kondusif saat malam pergantian tahun. Sehingga tak ada warga yang melanggar imbauan yang sudah dikeluarkan Forkompimda Aceh Barat,” tambah Teuku Raymond.

    Selain itu, disepanjang Senin malam, beberapa masjid di Aceh Barat juga digelar doa, pengajian serta zikir yang dilakukan umat muslim, untuk mendoakan agar Aceh dan Indonesia terhindar dari berbagai macam bencana dan bahaya. (dedi)

    BERBAGI