Wali Kota, Aminullah Usman: Jangan Coba-coba Perayaan Tahun Baru

    BERBAGI
    Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, berbincang dengan wartawan, diantaranya Ka.Perwakilan Waspada Aceh dan Penanggungjawab Waspadaaceh.com, Aldin NL yang juga Plt Ketua PWI Aceh, CEO Kantor Berita Aceh (KBA.ONE) Ramadansyah,di lokasi acara CFD di Banda Aceh, Minggu pagi (30/12/2018). (Foto/Ist)
    Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, berbincang dengan wartawan, diantaranya Ka.Perwakilan Waspada Aceh dan Penanggungjawab Waspadaaceh.com, Aldin NL yang juga Plt Ketua PWI Aceh, CEO Kantor Berita Aceh (KBA.ONE), Ramadansyah, di lokasi acara CFD di Banda Aceh, Minggu pagi (30/12/2018). (Foto/Ist)

    Banda Aceh (Waspada Aceh) – “Sudah tegas saya katakan, Banda Aceh tanpa perayaan tahun baru,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat berbincang dengan sejumlah wartawan di lokasi acara car free day (CFD) di Jalan Daud Beureueh Banda Aceh, Minggu pagi (30/12/2018).

    “Banda Aceh tanpa petasan, tanpa terompet, apalagi pesta tahun baruan. Kita akan lakukan patroli di malam tahun baru. Jadi jangan coba-coba melanggar aturan, membuat perayaan tahun baru,” lanjut Aminullah tegas.

    Menurut wali kota, perayaan tahun baru Masehi bukanlah kebiasaan atau budaya Islam. Aceh, kata Aminullah, tidak cocok dengan kebiasaan perayaan tahun baru, karena masyarakat Aceh sangat Islami.

    Namun wali kota menyebutkan, bagi warga non Muslim, yang mengharuskan merayakan tahun baru, dipersilahkan merayakannya di tempat ibadah atau di rumah mereka masing-masing. “Bukan merayakannya di luar, tapi di tempat masing-masing,” katanya.

    “Aceh memiliki qanun tentang penegakan syariat Islam bagi umatnya, dan itu ada undang-undangnya. Jadi jangan coba-coba melanggar qanun. Kita akan tindak tegas,” lanjut Aminullah.

    Sedangkan warung kopi atau kafe, dibolehkan tetap buka seperti biasanya. Wali kota menyebutkan, yang dilarang adalah perayaan tahun baru. Bila warga berkumpul untuk minum kopi atau makan di warung-warung atau kafe, tidak ada masalah.

    Pemko Banda Aceh, kata wali kota, akan mengerahkan personal bekerjasama dengan kepolisian, melakukan patroli ke seluruh wilayah kota.

    “Termasuk ke kawasan pantai dan hotel-hotel di Banda Aceh,” kata Wali Kota, Aminullah Usman. (al-farizi)

    BERBAGI