Diduga Keracunan, 27 Warga Pidie Masuk RS

    BERBAGI
    Warga yang keracunan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Abdullah Syafi’i, Mutiara, Pidie. (Foto/kba.one)
    Warga yang keracunan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Abdullah Syafi’i, Mutiara, Pidie. (Foto/kba.one)

    Sigli (Waspada Aceh) – Sedikitnya 27 warga Gampong (desa) Rinti, Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, diduga keracunan sehari setelah menyantap makanan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (26/12/2018).

    Kini, warga yang keracunan itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Abdullah Syafi’i, Mutiara, Pidie.

    “Pasien yang keracunan mulai berdatangan ke rumah sakit sekitar pukul 14.00 Wib, tadi. Hingga pukul 19.00 WIB, jumlah pasien keracunan bertambah dan langsung diberi pertolongan medis di Unit Gawat Darurat,” sebut dr. Eci Erfiyan yang merawat langsung pasien, sebagaimana dilaporkan kba.one.

    Keuchik Gampong Rinti, M. Adam, di RSU Tgk Abdullah Syafi’i, menjelaskan, warganya yang diduga keracunan mendatangi rumah sakit, dengan gejala mual dan muntah-muntah.

    “Warga yang keracunan terdiri dari anak-anak dan orang dewasa, termasuk dua orang anak saya yang menderita mual dan muntah-muntah setelah sehari sebelumnya mereka menghadiri acara kenduri Maulid di Gampong Didoh,” katanya seperti dikutip dari kba.one.

    Kepala Tata Usaha, RSU Tgk Abdullah Syafi’i, Arman, kepada wartawan malam tadi, mengatakan, pasien mulai berdatangan sejak Rabu siang hingga petang, rata- rata menderita mual dan muntah-muntah. Mereka langsung ditangani para medis di UGD.

    “Pasien terdiri dari 12 orang anak-anak dan 15 orang dewasa. Sedangkan seorang anak sudah dijemput keluarganya setelah kondisi kesehatannya mulai pulih,” katanya. (ria)

    BERBAGI