Gempa 4,4 Magnitudo Guncang Tapaktuan, Aceh Selatan

    BERBAGI
    Permukaan air laut di sekitar pantai Tapaktuan, Aceh Selatan, tampak tetap normal beberapa menit setelah guncangan gempa. (Foto/Faisal)
    Permukaan air laut di sekitar pantai Tapaktuan, Aceh Selatan, tampak tetap normal beberapa menit setelah guncangan gempa. (Foto/Faisal)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Warga yang bermukim di kawasan pantai Tapaktuan, Aceh Selatan, lari berhamburan keluar rumah, menyusul terjadinya guncangan gempa berkekuatan 4,4 magnitudo, pada pukul 17:23 WIB, Rabu (26/12/2018).

    Guncangan gempa tersebut juga mengejutkan para tamu warung atau kafe yang sedang asyik menikmari minuman kopinya. Begitu juga para tamu hotel, bergegas lari keluar kamar ke tempat yang lebih aman.

    “Saya sedang minum kopi sanger, ketika tiba-tiba terjadi guncangan gempa. Guncangannya terasa kuat. Kami lari keluar warung,” kata seorang tamu Kafe Raja Tapaktuan.

    Setelah guncangan gempa, masyarakat kemudian mengawasi permukaan air laut yang berada di kawasan pesisir pantai. Permukaan air laut tampak normal, sehingga warga Tapaktuan kembali masuk ke rumahnya masing-masing.

    Berdasalkan informasi yang dipereloleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 4,4 magnitudo. Gempa berlokasi 3.14 LU, 97.30 BT di 19 kilometer Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, dengan kedalaman 10 Km.

    Gempa yang terjadi hari ini, bersamaan dengan peringatan 14 tahun bencana alam gempa dan tsunami, yang menerjang kawasan pesisir Aceh.  Aceh diguncang gempa disertai terjangan tsunami, persis pada tanggal 26 Desember 2004. (faisal)

    BERBAGI