Beranda Olahraga Musorprov KONI Aceh Digelar, Mualem Calon Tunggal

Musorprov KONI Aceh Digelar, Mualem Calon Tunggal

BERBAGI
Muzakir Manaf, calon tunggal Ketum KONI Aceh periode 2018-2022. (Foto/Aldin Nl)
Muzakir Manaf, calon tunggal Ketum KONI Aceh periode 2018-2022. (Foto/Aldin Nl)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Pemerintah Aceh berharap prestasi olahraga daerah ini dapat terus ditingkatkan terutama pada PON XX/2020 di Papua.

Harapan itu disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, ketika membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Aceh di Hermes Palace, Jumat malam (21/12/2018).

Nova menyebutkan, prestasi olahraga Aceh menunjukkan trend positif ditandai dengan kemampuan meraih peringkat 17 di PON XIX/2016 di Jawa Barat yang meraih 8 emas, 7 perak dan 9 perunggu. Selain itu berhasil menjadi tuan rumah PON XXI/2024 bersama Sumatera Utara.

Nova mengatakan, KONI Aceh harus memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan prestasi di PON Papua.

“Saya yakin KONI Aceh sudah merancang program pembinaan, semoga prestasi Aceh bisa meningkat menjadi ranking 10 besar di PON Papua,” ujarnya.

Ditegaskannya, KONI harus fokus terhadap program pembinaan dan menjalankannya dengan sistem yang lebih baik, untuk meningkatkan prestasi olahraga Aceh.

Plt Gubernur menyatakan, Pemerintah Aceh senantiasa memperhatikan dan mendukung pembinaan peningkatan prestasi olahraga.

Dia berharap pelaksanaan program pembinaan yang masih belum memenuhi harapan dapat dievaluasi, guna menyongsong PON Papua dan tuan rumah PON XXI/2024.

Sebelumnya Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf menyatakan, kepengurusan yang dipimpinnya selama empat tahun, periode 2014 – 2018 sudah menjalankan amanah.

Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem ini menjelaskan, dalam masa empat tahun prestasi Aceh meningkat yakni meraih peringkat 17 di PON XIX/2016 di Jawa Barat. Terbaik dari PON sebelumnya, sejak PON I/1948 di Surakarta.

Atlet Aceh juga meraih prestasi dengan menciptakan rekor nasional dalam cabang angkat besi dan atletik.

Kata Mualem, prestasi yang diraih tidak membuat cepat puas diri, namun berupaya meningkatkan pembinaan.

Katanya, prestasi yang telah diraih selama ini merupakan kerja keras dan kerjasama para atlet, pengurus, pelatih, DPR Aceh dan Pemerintah Aceh.

KONI Aceh, sebutnya, memiliki cita-cita mengirimkan atlet berlatih ke Korea Selatan. Ini sebagai suatu upaya pembinaan peningkatan prestasi.

Musorprov KONI Aceh yang dihadiri Wakil Ketua Umum KONI Pusat, Surya Darma, berharap musyarawarah olahraga Aceh ini bisa berjalan lancar dan membahas program kerja yang lebih baik.

Pada pembukaan Musorprov juga dilakukan pemberian penghargaan kepada sejumlah atlet dan pelatih berprestasi.

Mualem Calon Tunggal

Musorprov KONI Aceh yang berlangsung di Hermes Palace 21 – 23 Desember 2018, memiliki sejumlah agenda penting.

Diantaranya laporan realisasi pelaksanaan program kerja 2014 – 2018, pembahasan rancangan program kerja dan pemilihan ketua umum periode 2018 – 2022.

Untuk calon ketua umum hingga ditutupnya pendaftaran, hanya ada satu calon, yakni Muzakir Manaf, yang didaftarkan oleh tim pengusungnya yang diketuai Muhammad Nasir.

Sebagai calon ketua umum, Mualem mendapat dukungan semua KONI kabupten/kota dan hampir semua Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga.

Dengan dukungan tersebut hampir dapat dipastikan Mualem akan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Aceh masa bakti 2018 – 2022.

Pada Musroprpov hari ke dua, hingga Sabtu siang (22/12/208), karena tidak ada calon lain, praktis peserta hanya membahas jumlah formatur dan menunjuk pimpinan sidang tetap.

Kemudian M Nasir Syamaun, Sekretaris KONI Aceh, memaparkan laporan pertanggung jawaban (LPJ) periode 2014-1018 dan menetapkan Muzakir Manaf Sebagai Ketua Umum KONI Aceh 2018-2022. (B01)

BERBAGI