Beranda Aceh Plt Gubernur Aceh: BPKS Belum Berjalan dengan Baik

Plt Gubernur Aceh: BPKS Belum Berjalan dengan Baik

BERBAGI
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan tampak Kepala BPKS, Sayid Fadhil, pada FGD bertema Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Senin (17/12/2018). (Foto/Ist)
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan tampak Kepala BPKS, Sayid Fadhil, pada FGD bertema Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Senin (17/12/2018). (Foto/Ist)

Banda Aceh (Waspada Aceh) – Kawasan Sabang belum bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Aceh karena ada sejumlah permasalahan yang muncul di dalam instansi atau stakeholder terkait termasuk di BPKS Sabang sendiri.

“Saya mengkritisi BPKS yang kita ketahui bersama banyak terdapat permasalahan. Forum yang seperti ini forum untuk kita berbicara terbuka terkait permasalahan yang terjadi sehingga dapat kita diskusikan dan kita pecahkan bersama melalui ide-ide yang muncul,” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada FGD) bertema ‘Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,’ Senin (17/12/2018) di Banda Aceh.

Menurut Nova, Sabang itu memiliki potensi besar dari berbagai sektor karena letaknya yang sangat strategis.

“Kita ingin menjadikan Sabang sebagai sumber kesejahteraan bagi rakyat. Kita mulainya dari potensi, dan diharapkan dengan acara seperti ini bisa menjadi masukan pemerintah Aceh untuk melakukan evaluasi ke depannya. Kita minta dievaluasi semuanya,” lanjut Plt Gubernur Aceh.

Sementara itu, Kepala BPKS Sabang, Sayid Fadhil mengatakan, dia sangat mengapresiasi dan menerima kritikan yang diberikan semua pihak, termasuk Plt Gubernur Aceh, terkait permasalahan yang ada dalam instansi tersebut.

“Kritikan itu adalah membangun, menjadi pemicu untuk kita berbenah diri lagi. Termasuk kita apresiasi YARA yang telah melaksanakan kegiatan semacam ini,” katanya.

Dia mengaku ingin memperbaiki regulasi yang selama ini ada, reinventarisasi terhadap aset milik negara yang sangat banyak serta sumber daya manusia yang ada.

“Ini semua untuk menuju Aceh yang lebih baik,” kata Sayid Fadhil.

Ketua YARA, Safaruddin, menyebutkan, kondisi kawasan dan BPKS Sabang ini mati suri sejak lama, mungkin hingga berpuncak saat ini. Apalagi, sejumlah masalah terjadi sehingga diputuskan agar dapat dikaji dan diberikan masukan apa saja yang harus dilakukan kedepannya untuk lebih maju. (Cb01)

BERBAGI