20 Hari Tidur Tanpa Bangun, Bocah 4 Tahun Dinyatakan Sehat

    BERBAGI
    ILUSTRASI TIDUR (Foto/Ist)
    ILUSTRASI TIDUR (Foto/Ist)

    Medan (Waspada Aceh) – Suatu peristiwa langka terjadi di Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terhadap Gilang Tama Alfarizi, bocah berusia 4 tahun. Sejak 20 hari lalu hingga Sabtu (15/12/2018), Gilang belum juga terbangun dari tidur panjangnya.

    Tapi anehnya, walau sudah tidur selama 20 hari tanpa bangun, dokter di rumah sakit menyatakan bahwa bocah itu dalam kondisi sehat. Sebelumnya Gilang dibawa ke rumah sakit terdekat di Lubukpakam, RSUD Deliserdang, dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H.Adam Malik Medan.

    Dokter di RSUD Deliserdang mau pun dokter di RSUP H Adam Malik Medan yang memeriksanya, menyatakan bocah itu dalam kondisi sehat. Jantung, syaraf, dan darahnya dinyatakan normal dan tidak ada penyakit. Tetapi nyatanya, Gilang tetap tertidur pulas sampai sekarang.

    Pengakuan kedua orangtua bocah itu kepada para tetangga, mulanya Gilang tidur seperti biasa. Tapi esoknya bocah ini tidak terbangun. Setelah 3 hari melihat anaknya tetap tertidur, orangtuanya khawatir dan membawa putra mereka ke rumah sakit.Tapi pihak rumah sakit setempat menyatakan Gilang sehat.

    Kedua orangtua Gilang, Sandi Syahputra, 25 dan Prili Mahdania, 24, tetap khawatir meski dokter menyatakan anak pertama mereka itu dalam kondisi sehat. Apalagi Gilang sudah 18 hari diopname, tapi tetap tertidur. Kini Gilang dibawa pulang kembali ke rumah kedua orangtuanya.

    Kepada wartawan, Jum’at (14/12/2018), Sandi mengatakan, sebelumnya Gilang terlihat mengantuk, ditandai dengan beberapa kali menguap. Beberapa menit kemudian bocah ini tertidur. Keesokan harinya, Gilang terbangun tapi dalam kondisi masih mengantuk, dan kemudian tertidur lagi. Di hari ke tiga Gilang ngantuk lagi dan tertidur, hingga kini belum terbangun, kata Sandi.

    Camat Lubukpakam, Khairul Azman, dan Kades Sekip, Sumardi, tampak mengunjungi anak tersebut. Camat mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan Gilang. Kecamatan telah mengutus pihak kesehatan dari Desa Sekip agar terus memantau perkembangan bocah tersebut.

    Kini Gilang masih tertidur pulas di rumah kedua orangtuanya di Lubukpakam. Asupan makanan dilakukan melalui selang infus. (***)

    BERBAGI