Warga di Aceh Selatan Mengungsi, Banjir Terjang 2 Desa

    BERBAGI
    Anggota TNI sedang membantu warga setempat setelah rumahnya terendam banjir di Aceh Selatan. (Foto/Faisal)
    Anggota TNI sedang membantu warga setempat setelah rumahnya terendam banjir di Aceh Selatan. (Foto/Faisal)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Banjir merendam sebahagian desa di Kecamatan Trumon Timur dan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, akibat meluapnya sungai Gelombang, di kawasan Subulussalam.

    Meluapnya air sungai tersebut dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan dan Kota Subulussalam pada Kamis 13 Desember 2018 dari pagi hingga sore.

    Babinsa Desa Lhok Raya Koramil 09/Trumon, Serda TNI, Hendra, kepada Waspadaaceh.com, mengatakan, Sabtu (15/12/2018), banjir merendam Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, terjadi mulai Sabtu pagi.

    Banjir merendam Desa di Trumon Raya, Aceh Selatan dan sebahagian warga mulai mengungsi, Sabtu (15/12/2018). (Foto/Faisal)
    Banjir merendam Desa di Trumon Raya, Aceh Selatan dan sebahagian warga mulai mengungsi, Sabtu (15/12/2018). (Foto/Faisal)

    “Saya masih di lokasi banjir. Sampai saat ini ketinggian air mencapai 60 hingga 70 cm. Sebagian penduduk Lhok Raya sudah ada yang mengungsi ke rumah warga yang tidak terkena banjir dan di tenda Brimob,” katanya.

    Sementara, Noly Irwansyah, anggota Pusdatin Tagana saat dikonfirmasi Waspadaaceh.com mengatakan, ada dua desa di Kecamatan Trumon Timur yakni
    Desa Seunebok Pusaka dan Titi Poben yang terendam banjir cukup parah.

    Korban banjir sudah mulai mengungsi ke tenda-tenda yang disediakan oleh Brimob Polda Aceh. (Foto/Faisal)
    Korban banjir sudah mulai mengungsi ke tenda-tenda yang disediakan oleh Brimob Polda Aceh. (Foto/Faisal)

    Ketinggian air mencapai 80 centimeter hingga 1 meter sudah mulai merata memasuki permukiman penduduk dua desa tersebut.

    “Saat ini masyarakat Desa Seunebok Pusaka dan Titi Poben mulai mengungsi ke daerah yang lebih aman,” tandasnya.(Faisal)

    BERBAGI