Warga Minta Dinas Perkim Lanjutkan Pembangunan Jalan di Aceh Selatan

    BERBAGI
    Jalan di kawasan permukiman Gampong Jambo Apha, Tapaktuan, yang diharapkan warga setempat untuk dilanjutkan pembangunannya. (Foto/Ist)
    Jalan di kawasan permukiman Gampong Jambo Apha, Tapaktuan, yang diharapkan warga setempat untuk dilanjutkan pembangunannya. (Foto/Ist)

    Tapaktuan (Waspada Aceh) – Warga Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) agar melanjutkan pembangunan jalan rabat beton di kawasan pemukiman setempat.

    “Karena jalan rabat beton yang telah dibangun di kawasan pemukiman Gampong Jambo Apha pada tahun lalu itu baru sepanjang 600 meter,” kata seorang warga Gampong Jambo Apha, M. Taufik kepada Waspadaaceh.com, Rabu (13/12/2018) di Tapaktuan.

    Menurutnya, pembangunan jalan rabat beton di kawasan pemukiman atau di lintasan pegunungan sungai Seumerah itu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

    Selain bermanfaat untuk menambah perluasan wilayah pemukiman, juga bermanfaat untuk petani pergi dan pulang dari kebun menggunakan kendaraan roda dua.

    “Untuk itu kita mengharapkan kepada Pemkab Aceh Selatan melalui dinas terkait agar melanjutkan pembangunan jalan di kawasan pemukiman tersebut,” harapnya.

    Disebutkan, jika saja pembangunan jalan itu terus berkelanjutan dipastikan nantinya bisa tembus ke kawasan Gampong Panton Luas, maupun ke kawasan Panton Luas Ketek.

    Kepala Dinas Perkim Aceh Selatan, Fakhruddin, S.Sos, M.Si, saat dikonfirmasi melalui Kabid Pemukiman, Dasatri Radli, ST, mengatakan, peningkatan jalan di kawasan pemukiman Gampong Jambo Apha itu sudah diprogramkan.

    “Hanya saja pembangunannya dilakukan secara bertahap. Apalagi jalan tersebut bermanfaat untuk menambah perluasan wilayah pemukiman,” ujarnya.

    Selain itu, peningkatan jalan rabat beton di kawasan pergunungan Gampong Jambo Apha juga bisa mewujudkan program pariwisata. Sebab jalan tersebut bisa mencapai Goa Kalam.

    “Pembangunan jalan rabat beton itu bakal kita lanjutkan kemungkinan pada tahun anggaran 2019,” jelas Dasatri Radli.(Faisal)

    BERBAGI