Mantan Pengacara Salahkan Donald Trump atas Perbuatan Kotornya

    BERBAGI
    Donald Trump dan mantan pengacara pribadinya, Michael Cohen. (Foto/Ist)
    Donald Trump dan mantan pengacara pribadinya, Michael Cohen. (Foto/Ist)

    News York (Waspada Aceh) – Seorang mantan pengacara pribadi Donald Trump, Michael Cohen, menyalahkan Donald Trump atas perbuatan kotornya, melakukan pembayaran uang tutup mulut kepada perempuan yang mengaku pernah berhubungan intim dengan Trump.

    “Itu kelemahan saya dan kesetiaan buta terhadap orang ini yang menuntun saya memilih jalan kegelapan daripada jalan terang,” kata Cohen, 52 tahun, kepada hakim pengadilan di New York. Cohen belum lama ini mendapat ganjaran hukuman 3 tahun penjara atas perbuatannya tersebut.

    Mantan pengacara Donald Trump itu dihukum karena perannya dalam melakukan pembayaran ilegal kepada perempuan tersebut untuk membantu Trump pada masa kampanye pemilihan Presiden AS 2016. Di mana Trump terpilih menjadi Presiden AS.

    Nama Cohen mengemuka ke media setelah seorang bintang film porno, Stormy Daniels, mengungkap bahwa dia pernah berhubungan seks dengan Trump pada 2006.

    Cohen mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk berbohong kepada Kongres dan melanggar undang-undang dana kampanye.

    Sebagaimana dilaporkan BBC News Indonesia, pria tersebut akan menjalani masa tahanan selama tiga tahun ditambah dua bulan dalam kasus berbohong kepada Kongres mengenai kemungkinan adanya proyek Trump Tower di Moskow.

    Dia harus melapor ke penjara Otisville di New York paling lambat 6 Maret 2019. Selain itu, dia diperintahkan membayar denda hampir US$2 juta (Rp29,2 miliar).

    Saat meninggalkan ruang sidang, Cohen tidak bersedia meluangkan waktu sejenak untuk meladeni pertanyaan wartawan.

    Di Gedung Putih, Trump mengabaikan para wartawan yang meminta tanggapannya atas vonis terhadap mantan pengacara pribadinya itu.(***)

    BERBAGI